facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Travel
  • Life Style
    • Category
    • Category
    • Category
  • About
  • Contact
  • Download

 Ibu Profesional Karawang

Resume : Find Your Passion

1 September 2015

"Find ur passion"
Oleh : Lala Mira Julia
www.rumahinspirasi.com


Karena judulnya "Find ur passion", maka yang ditekankan adalah menemukan passion diri sendiri dulu, baru mencoba menggali passion anak.

Kata kuncinya
"Bertanya pada diri sendiri, kalau aku punya anak seperti aku ... Aku maunya diperlakukan bagaimana"

Caranya? Coba gali apa yg jadi passion kita, dan apa yg kira2 akan kita lakukan pada diri kita kalau kita jadi orangtua kita?

Apa yang diajarkan bunda Septi tentang 4E (Enjoy, Easy, Excelent & Earn) itu sudah cukup sederhana tapi powerful

Gak perlu banyak teori! yg penting praktek. Belajar itu mengeluarkan bukan (hanya) memasukkan.

Seringkali kita terjebak dengan lingkungan & keadaan. Hal2 di luar kita terkadang secara tidak sadar mengubur jati diri kita. Alih2 menggalinya, kita kadang malah semakin menimbunnya dengan banyak hal lain.

Akhirnya kita merasa butuh alat bantu (bahkan) untuk mengenali diri kita sendiri.

Dan kemudian menyodorkan anaknya untuk ditanya ke orang lain apa passion anak itu. Padahal 24 jam kitalah yang bersama mereka. Harusnya kita lebih tahu dari ahli apapun di dunia ini.

Kita bersedia membayar mahal untuk bisa menggali anak kita. Padahal Allah sudah membekali diri kita dengan alatnya.. Yaitu "sense" yang ada dalam diri kita. Masalahnya....

Ada satu buku bagus, Judulnya  the life changing magic of tidying up. Buku itu kan sebenarnya mengajarkan "keajaiban dari menyederhanakan kehidupan". Menyederhanakan kebutuhan kita akan benda dan keinginan. Mencari esensi dari diri sendiri.

Jadi ... Dalam banyak hal sebenarnya kita nggak butuh jawaban dari orang lain. Yg perlu kita lakukan adalah menggali ke dalam diri kita sendiri.. Kalau terlalu banyak melihat keluar biasanya efeknya jadi galau..

Buku the life changing magic of tidying up, itu membahas tentang metode konmari (banyak beredar di internet) dan resumenya bisa dilihayt di 
http://www.jujusprinkles.com/2015-05-18-10-illustrations-that-perfectly-sum-up-the-konmari-method/

Selamat menggali diri sendiri, berdiskusi dengan diri sendiri, dan menemukan alat yang dititipkan Allah pada diri kita untuk berkarya 😍
----------
Passion (Gairah) 

Passion = something essential in my life, 
Passion itu aktifitas yang terus kita lakukan walaupun kita sudah tidak harus cari uang  
Hal yg paling mudah u/ kita kenali adl saat kita melakukan sesuatu itu terasa menyenangkan, mudah, dan kita mahir melakukannya 
Membuat mata kita berbinar-binar, tahan melakukanny walo berjam jam lamanya dan ada faktor E yang terakhir (earn) dapet, menghasilkan. 

Contoh beberapa Passion : 
Dalam bidang kecantikan : 
Bisa ngubah mainstream akhwat muslimah, bahwa cantik itu bukan pakai make up tapi dgn merawat diri pake bahan alami. Putih itu bukan karena pemutih berbahaya, tapi..masalah rules of beauty management. Pengeeen bisa berbagi terus bahwa, wanita itu bisa cantik dari dapur..palm sugar, kopi, susu, oat meal, kunyit, jahe, sereh, sampe asem jawa bisa kita pake utk merawat kulit. Nah.. it means, cantik gak perlu cream pemutih dan suntik putih kan.. 

Dalam mommypreneur : 
Dan passion itu nular ke kakak echa, sulung saya😊 sejak kelas 1 SD suka jualan..
Awalnya kaget saat nganter bekal makan siang, kaka echa bilang "bunda..echa jualan lho"
"Jualan? Jualan apa? (Karena saya merasa hari itu tidak membekali uang lebih atau menitipkan barang untuk dijual)
"Echa td motocopy buku mewarnai trus echa jual k tmn2"😄
Olala...keren banget kamu dear, bisa kepikiran yaak😊 
Jualan potocopyan pun berlanjut..kaka echa rajin bgt cari buku2 mewarnai dan menyisihkan uang jajannya utk tambahan modal.
Labanya ditabung atau diserahkan ke sy..utk umroh katanya..aamiin

Saat kelas 2 SD, dia membeli kwitansi..setiap transaksi pembelian dia catat hehe..padahal cuma beberapa ribu 😅 
Dia sering melihat sy 'berinteraksi' dgn kwitansi..shg byk bertanya dan mempraktekkan

Kelas 3 SD, dia sudah mendiversifikasi usaha..tdk hanya fotocopyan mewarnai..tp juga "persewaan buku"😄😄
Sy benar2 tdk tahu kl dia sampai kepikiran itu..
Berangkat sekolah bawaannya segambreng..pas ditanya itu apa? Dijawab "echa mau sewain buku2 echa k tmn2"
1 buku dsewakan 1000 utk 2 hari😊 
Buku2 yg dia sewakan mulai dari KKPK, serial nabi, serial detektif dll
Saat ini sdh kelas 4..masih seneng 'berbisnis'😊 tambahannya..skrg jualan coklat jg

Passion adalah gairah, sedangkan bakat adalah "gift dari Alloh", yang terkadang oleh-Nya, anak kita diberikan bakat yang sama dengan kita. 
Berkaitan dengan contoh di atas, selain berjualan, Anak2 juga harus diajarkan "makna uang" sejak dini, agar tdk boros, tidak berlebih2an, dan tidak mengukuhinya sendiri😊 

Seorang Ibu perlu menemukan passionnya, hal itu bertujuan untuk mengukur bagaimana kita mengukur passion anak-anak kita. 

---------------------------------------------------
Tanya : 
Sbetulnya mgkn bunda2 punya sesuatu yg membuat hepi, excited, semangat dan betul2 disukai utk dilakukan walau tnp dpt reward apapun, asal hati hepi aja 😊
Thats what we call as passion.
Tapi mgkn, ada hambatan2 utk menjalaninya sampe bs berjalan sesuai keinginan dan angan2 , jd blm bs menikmati passion nya itu seutuhnya 😊Kadang kita tll tersibukkan oleh kerjaan sehari2. Ngurus anak,bpknya, cucian , sapuan dll sampe ngorbanin keinginan diri sendiri yaa kyknya
Nah, bagaimana cara mengatasi kendala-kendala yang adan Bunda? 

Jawab : 
Kerja cerdas, tdk sama dgn kerja keras. Saat menemukan passion, kita merasa enjoy. Tanpa sadar, pola kerja cerdas terbentuk.

kalau sdg dlm fase dunno what to do, butuh setruman mba, spy kembali semangat menatap hidup 😊


Tanya: 
Yang pertama qta hrs mengutamakan keluarga (suami n anak2) tp d lain pihak qta ingin terus berkreasi itu bagaimana yach tanpa meninggalkan (acuh) karena yg d kerjakan ma aq ternyata menyita wkt


Jawab: 
It's oke, menurutku selama dia bisa mengatur skala prioritas nya aja

Apalagi klo statusny dah abg sorg ibu & istri jelas prioritaz kita akan berbeda dr saat kita masih single

Contohnya adalah kisah Mba Tami, waktu banting tulang bangun usaha salon muslimah Mba Tami  full ada diluar rumah. Pergi jam9 pagi pulang kerumah bisa jam 9-10 malem. Hasilnya wow, tapi saya kehilangan precious moment dgn anak2 dan suami. Sampai Allah tegur saya. Saya mulai mengkaji diri, knp ya? Pdhal dunia kecantikan ini passion saya. Kemudian saya mulai berfikir utk menenangkan diri. Pulang ke bandung, titip anak2 ke nenek-kakeknya dan pergi keluar rumah hanya utk BERFIKIR. Apa yg harus saya lakukan selanjutnya?? Di saat "me time" itu, saya mulai merancang Arrayu Muslimah Training Center. Saya hanya investasikan 1 hari dalam 1 minggu saya utk bershodaqoh ilmu dan earn extra money. Alhamdulillah, penghasilan mendekati saat dulu usaha salon muslimah dan saya tdk kehilangan precious moment bersama suami&anak2 lagi ☺
Itulah kerja CERDAS utk PASSION dan EARN



Dikomunikasikan dgn suami, kmdn kerjasama, dan manage it together, lalu evaluasi lg dr waktu ke waktu Stlh komunikasi, minta pengertian dan kerjasama beliau Jd kalau sy misalnya, sdg sibuk belajar, suamiku yg baik rela nyuapi anaknya , mandiin anaknya sampe ngejemurin cucian ☺
Alhamdulillah.mba

Tanya :  
Mba lina, sy bole tny, kira2 kpn ya kita bs identifikasi passion anak kite bhw mmg bnr itu.
Krn anak kecil kan kdg msh berubah2 ya?


Jawab:

Di eksplore aja dulu mb ..., jika memang terlihat sangat menguat

Krn ada anak yg mudah u/ ditemukan minatnya, ada pula anak yg masih berubah-ubah
5:15:00 AM No komentar
source : freepik
Ada sedikit catatan yang saya rangkum ketika belajar berbisnis dari satu coach bisnis ke coach bisnis yang lain.
Ada satu hal yang selalu kita jaga, yaitu "semangat". Seterpuruk apapun hidup kita, hal satu itu tdk boleh sampai hilang.

"Semangat" melahirkan seorang nabi Muhammad muda menjadi enterpreneur dan orang kepercayaan Khadijah. Tanpa modal sepeserpun! MasyaAllah. Jadi knp kita harus berkelit harus punya modal banyak utk membangun sebuah bisnis?!

Tips berbisnis :
- 100% yakin akan kuasa Allah (IMAN) bahwa rezeki sejatinya datang dari-Nya
- tetapkan IMPIAN
- pelajari ilmu muamalah dgn baik

- cari mentor bisnis
- tetap fokus
- jadilah marketing handal
- pelajari teknik soft selling
- perbanyak membaca
- tekan ego anda saat berbicara
- selalu mendengar sebelum berbicara
- pahamilah kebutuhan konsumen
Bisnis bukan hanya "seberapa banyak anda mendapat cash", tapi "seberapa berkah harta anda"

"Semangat" pula yang membuat nabi Ayub tetap bersabar ketika diuji Allah dgn penyakitnya.
Kondisi fisik (sehat/sakit) bukanlah alasan utk tidak melakukan ikhtiar.

Tips menghadapi kendala dalam berbisnis :
- tetap fokus
- perbanyak istighfar dan tingkatkan kualitas ibadah
- tetap konsisten melakukan ibadah
- lakukan sedekah rahasia setiap hari walaupun hanya Rp 1.000,-
- review impian
- carilah mentor bisnis yg handal
- berdamailah dengan keadaan (ikhlas)
- akuilah dan terima bahwa kita sedang "diuji"
- berhenti menyalahkan orang lain
- hadapilah dengan tenang
- tetap optimis
- rancang kembali bisnis anda
- open minded
- refreshing (mengajak pasangan atau anak ke alam terbuka)
- yakinlah, Allah memberikan cobaan, karena anda akan SEGERA mendapat NIKMAT dari-Nya.

Stay positive, be optimist ☺

Wassalamu'alaikum warrahmatullah...

Salam hangat,
Utami Dewi
10:46:00 PM No komentar
Resume Kulwapp Grup Koord. IIP
Kamis, 12 Februari 2015 
Pkl. 20.00-21.00 WIB
Narasumber : Septi Peni Wulandani

Host       : Merry - IIP Padang
Co-Host : Dyas. - IIP Depok
Admin.   : Putri   - IIP Depok

HOW TO BE A PROFESSIONAL MOTHER

Anakmu bukan milikmu,ia adalah milik jamannya, boleh kau berikan rumah untuk raganya tapi tidak untuk jiwanya, karena jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tiada dapat kau kunjungi walaupun dalam impian…… (Kahlil Gibran-Anak)

Penggalan puisi di atas mengingatkan kepada kita bahwa tugas orangtua adalah menghantarkan anak-anak untuk siap menemui masa depannya. Meskipun anak-anak adalah homo ludens (makhluk yang suka bermain) tetapi mendidik mereka tidak bisa “Main-main”. Butuh keseriusan para orangtua untuk mempersiapkan anak tersebut mencapai gerbang mimpinya. Butuh sikap profesional dalam mendidik mereka.

Salah satu definisi kata “Profesional” adalah memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya (sumber : kbbi).Sehingga bukan suatu hal yang mustahil apabila ada seorang ibu yang bangga akan profesinya sebagai ibu, menjalankan aktivitas mendidik anak dan mengelola keluarganya dengan berlandaskan sebuah ilmu. Ada satu kalimat dahsyat “jangan biarkan sesuatu berjalan tanpa ilmu, apabila itu terjadi maka tunggulah titik kehancurannya”.

Bagaimana langkah menjadi Ibu Profesional.

1. Menguatkan value ( nilai ) yang akan kita gunakan selama menjalankan peran sebagai Ibu.

Value ( Nilai) dari Ibu Profesional adalah :

a. Never stopped running, THE MISSION ALIVE ( Ibu Professional tidak akan pernah berhenti menjalankan misi dan tugas hidupnya, dengan sukacita. Teruslah bergerak, misi tak pernah mati)

b. Don't Teach Me,I LOVE TO LEARN (Ibu Professional adalah ibu yang senang belajar,tak pernah berhenti hingga mati, proaktif mencari ilmu untuk kemaslahatan diri,suami dan anak-anaknya)

c. I Know, I can be BETTER (Ibu Professional bertekad untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari, karena orang yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik dari hari yang kemarin)

d. Always ON TIME (Ibu Profesional adalah ibu yang menghargai waktu, dan selalu berusaha untuk menepati waktu yang telah disepakati)

e.SHARING is CARING (Ibu Profesional sayang sesama, tak segan-segan untuk berbagi pengalaman, dan hanya membagikan pengalaman apa yang sudah dijalankannya)

2. Menetapkan COMMON INTEREST (ketertarikan bersama) yaitu ANAK Melawan COMMON ENEMY (musuh bersama) yaitu PERASAAN tertindas di rumah sendiri:)

3.Mempelajari dan menjalankan Tahapan Ilmu di Ibu Profesional yaitu :

a. BUNDA SAYANG (ilmu tentang mendidik anak)

b. BUNDA CEKATAN (ilmu tentang mengelola diri dan rumah tangga)

c. BUNDA PRODUKTIF (Ilmu tentang memahami passion diri sehingga muncul 4 E (Enjoy, Easy, Excellent, Earn) aktivitas dalam hidupnya

d. BUNDA SHALEHA (ilmu tentang bagaimana kehadiran kita bisa bermanfaat untuk diri, keluarga dan lingkungan sekitarnya)

Salam Ibu Profesional,

Septi Peni Wulandani 
twitter : @septipw 
FB : Septi Peni Wulandani 
www.ibuprofesional.com

Sesi Tanya Jawab

T: 
1⃣Pada point, never stopped running... 

Bagaimana cara menjaga konsistensi agar tidak pernah berhenti menjalani misi hidup? 
Dan bagaimana cara meningkatkan motivasi  saat kita drop atau berhenti ditempat bahkan mundur ke belakang?

Dyas, IIP depok

J:
1⃣ melatih konsistensi itu perlu porsi kecil tapi sering. Mulailah dari komitmen satu persatu dg durasi yg kita tentukan sendiri. Misal bulan ini kita komit untuk one book one week, ya jalankan dulu selama 1 bln, kemudian baru tambah yg lain.
Prinsip saat motivasi turun, adalah kalimat " apakah ini hari terakhirku di dunia? Apakah misi sdh selesai? Dan segera "switch"
There is no failure, only wrong result, we must change our strategy ✅

T :
2⃣ Saya terkadang terkendala...dgn "bad day"...jd seolah2 hari itu saya 'mogok' menyempurnakan hari. Hanya melakukan hal2 dasar di rumah yg rutin...tp tanpa sesuatu yg istimewa atau sesuatu yg baru..atau bahkan lebih buruk..padahal harusnya lebih baik ya bu septi..

Nah bagaimana ya Bu..mengelola mental yg masih tergantung dgn suasana hati /kesensitifan diri kita sebagai istri/ibu...

Ditambah suami saya..tipe yg 180derajat berbeda. Saya talkative..sedangkan suami..silence is gold 😁

Desti, IIP Depok

J: 
2⃣ mb desti, kl musuh itu ada pada diri kita sendiri maka segera ucapkan mantera "switch", apabila godaan itu datang dr pihak luar maka gunakan "cancel, cancel, go away"

For things to change, I must change first. Berubahlah.

Kl suami beda tipe itu normal, selama moral characternya sama, justru perbedaan akan saling melengkapi✅

T: 
3⃣ Bagaimana ya bu mengatur waktu libur utk ibu? Seringkali merasa ga ada libur, bahkan di hari sabtu dan minggu ketika yg lain libur (leyeh2, santai2) tapi ibu msh tetap harus mengerjakan semuanya, terutama pekerjaan rmh. kalau ibu liburan dan rumah berantakan, suami kelihatan keberatan

Rieka - IIP Depok

J:
3⃣ mbak rika, tugas ibu adalah menjadi fasilitator, membuat seluruh anggota keluarga bisa mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing, sedangkan pekerjaan rumah secara umum jadikan "project keluarga"  bisa dikerjakan bareng dan jadi bahan pembelajaran yg menarik.

Gunakan me time menjadi salah satu hal wajib di manajemen waktu kita✅

T: 
4⃣ Menjadi ibu rumah tangga terkadang muncul rasa badmood, suntuk,dan bosan hingga pekerjaan rumah terbengkalai, malas belajar bersama anak2,dll.Bagaimana mengatasi masalah tersebut?

Fida, IIP Mesir

J: 
4⃣ mb fida, memang hal tsb akan terjadi kl kita menganggap pekerjaan kita sbg IRT masih dlm batas, asal kerja, yg ada bosen, jenuh. Maka kita harus memaknainya bahwa tugas ini adalah bagian kita sbg "khalifah" yg kita kerjakan karena "Allah". Maka anggaplah kita sedang kuliah dr semester 1, dan harus lulus cumlaude. Saat malas, harus makin fokus dan lalui dg kecepatan tinggi ✅

T:
5⃣ Asslm Wr Wb Bunda Septi, bagaimana caranya konsisten berkomunikasi yg baik pada anak , tanpa menggurui tapi mereka paham maksud kita

Endah.IIP Semarang

J:
5⃣ mb endah, belajarlah untuk "mendengarkan" dan berilah respon dg "the power of question"
Contoh : " mama hari ini aku bisa makan sendiri" 
Ibu : "wow keren, bagaimana kamu bisa melakukannya dengan baik? "✅

T:
6⃣ Sharing is Caring, hanya menyampaikan yang sudah kita jalankan...sangat tertampar dgn kalimat ini. Karena seringkali banyak yg curhat ttg masalahnya yg sebenarnya hampir mirip dgn yang kita rasakan. Kita tahu teorinya namum begitu sulit menjalankannya.

Lantas saya suka jawab, di saat begini harusnya kita begini2...dan saya juga masih harus belajar untuk itu.

Bisa ga bu, klo seperti itu?

Nia, IIP Bandung

J:
6⃣ teh nia, tidak semua pertanyaan harus dijawab. Berpeganglah pada moral character kita, sharing is caring, hanya menyampaikan apa yg kita lakukan. Contoh saat saya ditanya "baby led weaning", maka saya jawab, saya tidak bisa, karena syaratnya berat, anak saya tidak lagi saya suapin saat mereka usia 1 th ke atas. Kl BLW kan 6 bln, maka saya perlu hamil lagi unt menjelaskannya 😃✅

T:
7⃣ bu bagai mana mengatasi perasaan minder yg kadang nyelip saat kumpul dg kawan2 yg bekerja. Sementara saya hanya IRT.. adakah "magic word" penyemangat bunda?
 bagaimana agar tawadu' dg penghasilan suami yg tidak basar banget?

Mary, IIP Padang

J:
7⃣ uni Merry, itu yg saya sebut sbg common enemy kita sbg IRT, yaitu PERASAAN ditindas di rumah sendiri. Minder itu wujud sikap dr "kaum yg MERASA dirinya tertindas" harus kita lawan. Hilangkan perasaan itu, dan buktikan bahwa kita bisa professional.

Contoh elan ketika saya tanya " dik, kamu nggak pengin kayak teman2 mu yg sekolah itu?"

Apa jawab dia, ibu salah tanya, harusnya ibu tanya mereka, pasti mereka pengin banget seperti aku 😃

Bisa dianalogkan dg kondisi IRT ya.

Syukuri yg sudah ada, pasti Allah menambah nikmat kita✅

T:
8⃣ Gini Bu, agar menjadi ibu yg profesional, tentu kita harus punya visi misi dalam berkeluarga. Visi misi membuat kita lebih fokus. 
Kira kira apa aja ya bu penjabaran visi misi sebagai ibu profesional.. Makasih sblmnya bu septi..

Silvia, IIP Batu Sangkar

J:
8⃣ bunda silvia, visi misi itu dibuat sederhana saja, manusia adalah pengemban "amanah" terbesar di muka bumi ini, maka jalankan amanah itu dg sungguh2.
10:34:00 PM No komentar
Pada hari Minggu 9 Agustus 2015 lalu, IIP Karawang mengadakan kopdar yang bertepatan dengan arisan ke-2. Acaranya berjalan sukses dan menyenangkan. 

Acara kemarin dilaksanakan di Aisyah Daycare, yang merupakan milik dari Ibu LIna, koordinator IIP Karawang. Acara ini di hadiri sekitar lebih dari 20 ibu-ibu yang sangat antusias dan aktif. 

Acara kopdar kali ini, diisi dengan arisan rutin anggota IIP, sharing ide kegiatan IIP Karawang yang akan datang, tausiyah singkat dari Ibu Fini, anggota IIP yang juga merupakan pengajar di salah satu pondok di Karawang. Yang terakhir, ada juga sharing bisnis dari Ibu Utami Dewi, salah satu anggota IIP yang juga mempunyai bisnis kecantikan. 

Beberapa hal yang di sampaikan Ibu Fini diantaranya adalah : 

" Kita baru saja melewati bulan Ramadhan, yang hanya datang sekali dalam setahun. Bulan yang penuh berkah, baru saja berlalu. Saat kita ada di bulan tersebut, kita sangat semangat sekali melakukan ibadah dan berbagai amalan. Namun, begitu bulan Ramadhan berlalu, konsistensi dalam beribadah juga ikutan menurun. Padahal harusnya, setelah bulan Ramadhan, ibadah kita semakin meningkat. 

Beberapa hal yang bisa kita lakukan adalah, sebaiknya kita juga memiliki target untuk urusan akhirat kita, seperti kita memiliki target untuk bisnis kita. misalnya, dalam 3 bulan pertama, bisa menghafal 1 juz . Target ini penting, untuk membantu kita fokus dalam beribadah. " 

bu Tami sedang bercerita
Sementara itu, Ibu Tami dalam sharing bisnisnya menyampaikan beberapa tips dalam berbisnis, diantaranya adalah : 
1. Tulis impian kita 
2. Pilih dan pilah impian kita, bedakan antara needs dan wants
3. Bicarakan dengan pasangan 
4. Be Realistis, ukur dengan SMART 
   S  : Specific 
   M : Measurable 
   A : Achievable 
   R : Reasonable 
   T : Timely 
5. Visualisasikan dengan gambar dan letakan pada tempat yang mudah terlihat 
6. Action 

Seru, kan? Selama kopdar, ketika ibu- ibu asyik menimba ilmu, bapak-bapak juga mengambil peran, dengan mengawasi anak-anak bermain. 
Anak-anak sibuk bermain di Aisyah daycare

Bapak-bapak mengawasi anak-anak bermain





 Nah, jangan sampai ketinggalan kopdar selanjutnya ya, biar bisa berkumpul dengan ibu-ibu profesional Karawang, juga mendapatkan ilmu yang berlimpah. 
sebagian ibu-ibu IIP Karawang yang hadir saat kopdar


Di tunggu kehadirannya ya... 

Resume by : Ibu Lina 

-admin- 
9:55:00 PM 1 komentar
Source : freepik
Share dari grup IIP Bandung
Resume Kulwapp Grup IIP Bandung #1 😋
Persiapan Menu Sehat dan Praktis selama Ramadhan 

Jumat, 12 Juni 2015.
 20.00-21.15

Host: Mesa
Notulen : Syifa
Pemateri: Julia Wingantini

Profil Singkat:
Nama: Julia Wingantini
TTL: Garut, 18 Juli 1982
Suami,anak: Arief Wibowo
1. Haura Alifia Wibowo
2. Hanif Asyadda Wibowo
3. Hasya Athifa Wibowo
Aktivitas : Ibu dari 3 orang anak
Kadiv edukasi AIMI Kaltim
Founder berau parents club
Kabid Pengembangan Hotel&Rmh Makan PHRI Berau

Hasil Karya :
Buku Cute Bento agar anak Lahap makan

2007 pindah ikut suami dinas ke Berau. Karena tidak ada aktifitas dan blm punya teman, hiburannya membuat blog. Pada tahun 2009 awal iseng membuat blog khusus makanan/masakan (http://www.chefbyaccident.com) niat awalnya untuk filing resep lalu mulai belajar food fotografi secara otodidak minimal supaya makanannya enak dilihat 😀hehehe

2009 memberanikan diri membuka rumah makan Daun Pandan dan warung Bebek Belur di BERAU semua masakan memakai bumbu alami dan tanpa MSG .
Alhamdulillah 2012 menjadi
Pemenang bronze&silver Internet sehat,  blog favorit versi Majalah Sekar.

Setelah menemukan passion lakukan saja sungguh-sungguh ,niatkan untuk keluarga dan tiba-tiba semua mengalir begitu saja

Happy Healthy Cooking 😘😘

Materi:
Alhamdulillah sebentar lagi bulan Ramadhan segera tiba, sebagai seorang ibu pasti ingin memberikan yg terbaik bagi seluruh anggota keluarga.
Menghidangkan makanan yang enak, sehat dan alami pasti dambaan setiap ibu tapi mengingat keterbatasan waktu untuk mempersiapkan makanan dan kesibukan yang lain merupakan tantangan tersendiri bagi seorang ibu.

⏰Tips menghemat waktu di dapur
1. Membuat daftar menu makanan minimal selama 1 minggu
2. Membuat stock 'vegetable mix' (wortel, jagung,buncis) yang telah diblansir/blanching lalu bagi per porsi simpan di wadah tertutup di dalam freezer
3. Semua bahan mentah (daging sapi, ayam, ikan) dibersihkan, dicuci, bagi per porsi terlebih dahulu sebelum dimasukan ke dalam freezer
4. Membuat makanan beku (frozen food) seperti ayam bumbu kuning, nugget, chicken wing, bakso, Kaki Naga, perkedel kentang, dll
5. Mempersiapkan bumbu dasar

🍆Cara Menyimpan Sayuran (Vegetable Mix) dengan metode blansir / blanching (penghentian aktifitas enzim)
1. Bersihkan sayuran
Wortel: dipotong dadu
Jagung: dipipil
Buncis: potong sepanjang 1cm
2.Masak air sampai mendidih lalu masukkan wortel dan jagung masak sampai berubah warna menjadi cerah. Masukkan buncis setelah berubah warna menjadi hijau cerah matikan api lalu buang airnya.
3. Masukkan vegetable mix ke dalam air es
4. Setelah 3 menit buang air es dan tiriskan
5. Masukkan vegetable mix    ke dalam wadah / plastik es sebanyak 1 porsi dan simpan di freezer

(Veg mix dapat digunakan untuk campuran berbagai makanan misal omelette,sop,soto,nasi goreng, nasi panggang,salad, dll)

Masakan indonesia sarat akan bumbu dan umumnya memakan waktu yang lama dalam proses memasaknya. Untuk mempersingkat waktu memasak ternyata salah satu caranya adalah membuat bumbu dasar

Nah 4 resep bumbu dasar ini dapat membuat acara masak memasak saat sahur dan berbuka puasa di dapur menjadi cepat, enak, sehat dan alami. Ibu hanya tinggal menambahkan rempah lainnya seperti daun salam, daun jeruk, serai, laos dll tergantung masakan apa yg akan dimasak.

🔪Cara Membuat Bumbu Dasar
1. Haluskan semua bahan dengan minyak hingga halus
2. Panaskan minyak untuk menumis, masukkan bumbu lalu tumis sampai harum dan matang.
3. Setelah dingin masukkan ke dalam wadah kedap udara dan simpan di dalam kulkas (bumbu ini bertahan selama 3 bulan)

🍵Beberapa bahan bumbu dasar
1. Bumbu dasar bawang (sop, nasi goreng, mie goreng, capcay, schotel, bakso,nugget, dll)
Bahan:
- 250gr bawang merah
- 250 gr bawang putih
- 500 ml minyak untuk menggoreng

2. Bumbu dasar putih (lodeh, opor, empal,dll)
- 30 siung bawang merah
- 10 siung bawang putih
- 10 butir kemiri sangrai
-    2 sdm ketumbar sangrai
- 150 ml minyak goreng

3. Bumbu dasar kuning (soto, ayam goreng, Rica, nasi kuning, pepes, dll)
- 30 siung bawang merah
- 10 siung bawang putih
- 10 butir kemiri sangrai
- 10 cm kunyit bakar
-   2 sdm ketumbar sangrai
- 150 ml minyak goreng

4. Bumbu dasar merah (balado, sambal goreng, nasi goreng, dll)
- 30 siung bawang merah
- 10 siung bawang putih
- 20 buah cabe merah
- 150 ml minyak goreng

Semoga bermanfaat

Happy healthy cooking ^_^

Julia Wingantini
@juliaw_says
http://www.chefbyaccident.com
Tanya Jawab 

T :
Vegetable mix bisa bertahan berapa lama? Bisakah menggunakan sayur lain, misal karena rencana masak soto di minggu itu, jadi membuat frozen lobak? Apakah sama dengan cara blansir?

J:
Menurut pengalaman saya vege mix bisa bertahan 2-3bulan dengan catatan wadah kedap udara dan beku. Tapi biasanya belum 1 bulan sudah habis 😁  Lobak bisa diblansir dengan cara yang sama.✅

T:
Kalo untuk minum saat buka shaum ke sahur ada batasannya ga? Biasanya klo kebanyakan suka kembung dan masukan makanan jd sedikit. Klo idealnya kan sehari2 min 8 gelas. Klo shaum gimana?

Yg kedua,resep bumbu dasar kuning itu kan ada kunyit bakar. Maksudnya apa yah ?

J:
Kebutuhan air  tubuh kira-kira 2-2,5 l (8 – 10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan air dari makanan (seperti dari kuah sup, soto), minuman seperti susu, teh, kopi, sirup. Saat berbuka minum secukupnya (jangan sampai kembung ya bu),  jangan lupa utk perbanyak konsumsi sayur dan buah.

Untuk kunyit bakar, kunyit dikupas lalu dibakar sebentar di atas api kompor supaya aromanya keluar.✅

T 
Apa menu ramadan bagi yg sedang diet dan lemak serta kolestrol tinggi? -Dewi,Salatiga-

J
Mungkin bu dewi bisa mencoba saat sahur dan berbuka untuk mengkonsumsi makanan yg rendah lemak dan perbanyak konsumsi sayur dan buah. Teknik memasaknya pun perlu diperhatikan, makanan yang ditumis atau direbus  lebih baik daripada yang digoreng dengan banyak minyak (deep fried).✅
T
teh Julia, ada alternatif untuk pengganti msg? Lalu,punya resep chicken powder ato kaldu sayur andalan ga teh? Sama minta resep kaki naga + bumbu spicy wing ala fiest* ya teh
Nuhun. 😊

J
Dengan bumbu bawang saja itu sudah MSG alami loh. Jangan samakan ambang citarasa orang dewasa dengan anak-anak. Biasanya org dewasa cenderung  sudah rusak ambangcitarasanya krn cenderung  mengkonsumsi makanan yg terlalu gurih, asin, manis. Mungkin sudah saatnya kita menurunkan ambang cita rasa kita agar pola hidup kita sekeluarga lebih sehat kalau sesekali  'bandel' mah gapapa ya 

Untuk chicken powder atau kaldu sayur saya biasa pakai kaldu dari ayam segar, begitu juga dengan sayuran.

chef by accident: Kaki Naga Tenggiri Wortel - http://www.chefbyaccident.com/2015/01/kaki-naga-tenggiri-wortel.html?m=1 ✅

T
bumbu dasar dlm wadah tertutup disimpan dalam kulkas bawah atau frezeer?
saya pernah simpan bumbu dasar bawang di kulkas bawah, pas dibuka bau bawangnya menyengat sekali kenapa ya?

J
Bumbu dasar disimpan dalam wadah tertutup di kulkas bawah. Kalau akan stock agak banyak sebaiknya bagi beberapa wadah kecil. Kalau bawa bawang masih sangat menyengat pengalaman saya kemungkinan saat ditumis belum terlalu matang bumbunya.✅

T
Untuk bahan mentah (daging ayam, sapi, dsb) baiknya batas penyimpanan berapa hari? Terus untuk wadah penyimpanannya sebaiknya pakai apa? Pernah baca kl gak salah gak disarankan untuk menyimpan bahan mentah (walau udh dibersihkan dsb) di dalam plastik

J
Menurut saya karena kita kebetulan tinggal di kota yang melimpah bahan makanannya. Sebaiknya bahan mentah seperti daging sapi, ayam, ikan distock per minggu atau dua minggu saja. Walaupun berdasarkan teori jika disimpan di dalam freezer bisa bertahan sampai 4-6bulan.Untuk wadah penyimpanan idealnya pakai wadah kaca/stainless steel yg tertutup kebetulan harganya lumayan ya. Tapi jika tdk ada bisa menggunakan wadah plastik yg aman utk makanan. Jangan lupa utk menyimpan per porsi ya 😉✅

T
Pernah dengar klo sahur itu sebenarnya cukup buah atw sayur, walau tanpa karbo kita bisa bertahan. Dan itu lebih sehat. Mohon pandangannya ya.

J
Iya ada yang seperti itu, biasanya yg menerapkan pola makan seperti ini pelaku Food Combining. Memang berbeda dengan teori PUGS (Panduan Umum Gizi Seimbang). Kembali ke individu masing-masing mau menerapkan yang mana.
Untuk info FC bisa baca buku-buku Andang W Ginawan, Wied Harry atau Erikar Lebang.✅

T
Minta resep cemilan sehat untuk bulan ramadhan..
Kalau ada yg bahannya bisa disimpan di dalam kulkas maupun freezervmin 1 bulan,jd bisa dimasak kpn saja..

J
Cemilan sehat itu buah-buahan lokal segar (pisang, pepaya, jeruk, rambutan, dll) 😊😊✅

T
bagaimana caranya cara penyimpanan sayuran ( terutama sayuran hijau )biar tetap segar .tksh mba.
yurnita,karimun

J
Untuk menyimpan sayuran hijau agar tidak cepat layu bisa dicoba beberapa cara
1. Memilih sayuran yg benarbenar segar jika ada batang/daun yang busuk aegera buang
2. Cuci sayuran dengan air dingin
3.Simpan sayuran di dalam wadah kedap udara dan letakkan di tempat yg khusus (biasanya di paling bawah kulkas)✅

T
Mbak Julia, salam kenal 😊
- Boleh minta menu&tips utk anak 5 thn yg lg susah mkn?
- Brokoli&kmbg kol bs brthn brp lama dlm kulkas?

J
Salam kenal juga 😊 Susah makannya karena apa ya? Sedang sakit, bosan dengan menu makanan, tampilan makanan yg tidak menarik, konsumsi susu berlebih ?
Banyak ya teh/bu penyebab anak susah makan?
Pada umumnya mungkin bisa dicoba kurangi konsumsi susu, variasikan makanan dan buat tampilan lebih menarik. Suasana makan juga dibuat menyenangkan dan dibiasakan sambil duduk

Untuk brokoli/kembang kol bisa diblansir juga dan jika sdh diblansir bisa tahan 2-3bulan (kebetulan ini kebiasaan saya stock brokoli karena di Berau tidak ada)

chef by accident: Cara Menyimpan Brokoli - http://www.chefbyaccident.com/2012/07/cara-menyimpan-brokoli.html?m=1✅

Happy healthy cooking 😍😍😍

11:38:00 PM No komentar
source : line deco


RESUME Workshop Keuangan Syariah
Tanggal : 7 Juni 2015
"Mari rencanakan masa depan sejahtera"

Narsum mbak kiki (kaukabus)

Zaman dulu finansial planner sangat tabu untuk d brg carakan dlm kluarga trutama pasangan suami istri, finansial planer muncul dipicu oleh munculnya generasi SANDWICH🍔 yaitu generasi yg harus membiayai 2 generasi d atasnya(ortu, kakek, nenek, paman, etc) dan generasi d bawahnya (anak, ponakan, etc) shg mereka tidak bisa menambah kekayaan pribadi.💷

Dari siklus hidup manusia Tiga titik kritis keuangan terjadi ketika:
1. Menikah
2. Memiliki anak yang mau sekolah
3. Pensiun karena kemampuan fisik kita berkurang

BEGAL yang  tidak bisa ditangkap dan dihentikan adalah INFLASI (kenaikan harga) yang terjadi tiap tahun, maka kita harus:
1⃣. Memiliki pola fikir untuk berubah

🔥 Kita harus mulai memikirkan untuk berinvestasi apalagi skarang sudah ada lembaga2 keuangan yg bersifat syariah
🔥 kita tidak harus pandai mengatur uang, kita cuma perlu pandai mengatur diri sendiri dg membedakan antara NEED/kebutuhan dan WANT/keinginan
🔥 kita tdk bisa mengatur harga bahan makanan tp kita bisa mengatur menu d meja makan, seperti mengajarkan pola makan anak yg baik
🔥kita tidak bisa mengatur harga listrik dan BBM, tapi kita bisa mengatur pemakaiannya.
🔥kita tidak bisa mengatur biaya pendidikan tapi kita bisa menyiapkan dananya sedini mungkin.

2⃣. Mengatur arus kas
💥Kita harus tahu "penerimaan arus kas kita(gaji, keuntungan usaha, bonus, honor, etc) dan prioritas pengeluaran kita. Semua itu ✅wajib dan kudu diCATAT✅supaya tidak menyalahkan hal/pihak lain. Ampe uang parkirPUN/pengeluaran ato pemasukan sekecil apapun catat.
💥 Komposisi arus kas keluar yg sehat:
😈 sedekah 2,5-10%
😈 cicilan hutang maksimal 35%
👿tabungan & invesatasi minimal 10%
👿biaya hidup 40-60%
😈hiburan maksimal 10%

3⃣. Menyiasati masalah keuangan
😁kita harus bisa mengatur pengeluaran bukan penghasilan
😭 bagaimana kalo defisit???
👉 kita harus MENGURANGI pos pengeluaran atau MENAMBAH pemasukan keluarga.
😐 sediakan dana cadangan dan disimpan dalam bentuk aset liquit seperti emas, tabungan, etc.
😱cermat sebelum berhutang, hitung dulu spy cicilannya tidak memberatkan🔫
😤antisipasi pengeluaran darurat.

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


💐SUCCES STORY💐
👨Pak Rahmat ?, seorang pengusaha BUBUT, sukses yg sudah memiliki lebih dari 100 karyawan di daerah warung bambu.
Awal beliau seorang karyawan tp prihatin dg kondisi saudara2nya yg menganggur lalu sambil bekerja beliau berbisnis dan jatuh bangun serta berdarah darah membangun bisnisnya  sampai beromzet ratusan juta, tips dari beliau:
💧 jangan lupakan sedekah ato berbagi
💧 fokus untuk menekuni bidang tersebut waloupun jatuh bangun.

😱Yang paling membuat iri semua peserta adalah, setiap bulan beliau menggaji istrinya💏 Rp. 6jt/bulan (diluar biaya hidup). 😍

Semoga bermanfaat😉
Maaf masih berantakan.


Penulis : Yanie_iip Karawang


11:20:00 PM No komentar
Buku karangan Ibu Saleha Juliandi

Resume kulwapp IIP Karawang Group 1 

Hari : Kamis, 4 Juni 2015 
Host : Lina Ibune Azzam
Co-Host : Rini Mardiana
Notulen : Neneng Nurhasanah 

Narasumber : Saleha Juliandi (Penulis Buku Best Seller “Pendidikan Anak Ala Jepang”)

Perkenalan Narasumber : 

Di kenal dengan nama pena Saleha Juliandi, beliau adalah penulis beberapa buku diantaranya : Pendidikan Anak Ala Jepang (Pena Nusantaram 2014), Menghadapi Keresahan hati ( ELexmedia, 2014), Best of Kyoto (Elexmedia, 2014), Indonesia Bersyukur (Pena Nusantara,2013), Kado untuk Pasutri (Pena Nusantaram 2012). Selain sebagai penulis, beliau adalah direktur utama Pena Nusantara. 

Pernah sebagai volunteer sosial dan pendidikan untuk anak-anak Jepang di wilayah Ikoma dan Fukuoka, Jepang selama lima tahun. 

Materi : 


.....Suatu hari, saya dan seorang kawan mengantri di sebuah stasiun di kota Nara-Jepang. Tiba-tiba, kawan saya tersebut berseru sambil mengarahkan jari telunjuknya ke arah deretanpanjang warga Jepang yang sedang berdiri mengantri sambil membaca buku.
Kita masyarakat beragama. Kita memiliki ayat dalam kitab suci yang memerintahkan kita untuk membaca. Lalu, kenapa malah mereka (masyarakat Jepang) yang notabene tidak beragama, justru yang gemar membaca? Seharusnya kita bisa lebih baik dari mereka.Pertanyaan itu terus menghantui saya. Benar juga apa yang ia katakan. Kita memiliki aturan dan perintah untuk membaca dalam kitab suci. Namun, justru kebanyakan dari kita jarang mengamalkannya.
Sedangkan masyarakat Jepang yang bisa dikatakan tidak beragama, justru mengamalkan ajaran-ajaran dari kitab suci kita. Tak hanya ajaran untuk membaca, namun juga ajaran dalam menjaga kebersihan, kedisiplinan, ketertiban, hingga menjaga kenyamanan orang lain. Orang Jepang lebih mengamalkan ajaran-ajaran itu ketimbang kita.... (dikutip dari halaman 84 buku Pendidikan Anak Ala Jepang)
Lalu, adakah yang kurang tepat pada pendidikan di negara kita? Khususnya pendidikan anak, di mana karakter manusia dewasa terbentuk sejak anak-anak.


♦♦♦♦
Seringkali kita mendengar atau bahkan mengatakan sendiri kalimat di bawah ini kepada anak-anak kita di rumah maupun anak-anak didik di sekolah:


Kalau ingin sukses nanti, kamu harus rajin sekolah. Kalau gak rajin sekolah, siap-siap saja jadi orang gagal nanti kalau besar.


Bunda, Ayah, dan Para Guru, benarkah kalimat tersebut di atas? Tentu saja kalimat tersebut tidak tepat dikatakan. Apalagi, sekarang bukan lagi era industri, namun era informasi dan konseptual. Dimana, kesuksesan anak sangat dipengaruhi oleh daya inovasi si anak ketika dewasa. Kini, semua orang bisa belajar melalui internet.


Buku-buku juga sudah sangat banyak dijual di toko-toko. Bahkan, membeli secara online pun bisa. Jadi, tanpa harus rajin sekolah, seorang anak tentu bisa tetap belajar dan sukses ketika dewasa. Einstein dan Thomas Alva Edison merupakan tokoh dunia yang gagal dalam sekolah. Bill Gate dan Mark Zuckerberg juga merupakah contoh orang sukses dan berpengaruh di dunia yang ternyata merupakan anak putus sekolah. Walau putus sekolah, namun mereka mampu mempengaruhi dunia dengan inovasi yang mereka ciptakan.
Bunda, Ayah, dan Para Guru, untuk membentuk anak yang berinovasi tinggi, tentu bukan dengan cara menyuruhnya belajar dengan terus menghafal, menulis, menyalin, dan mengerjakan LKS (Lembar Kerja Siswa). Namun dengan cara menumbuhkan daya inovasi anak sedini mungkin. Sejak anak-anak.
Sayang, kegiatan-kegiatan yang merangsang inovasi anak masih sangat minim di sekolah-sekolah Indonesia. Orang tua di rumah pun pasif, kurang merangsang kreativitas anak. Kegiatan menghafal, menulis, menyalin, dan mengerjaan LKS lah yang masih sering mendominasi di sekolah-sekolah maupun di rumah kita. Anak-anak terus kita bebani dengan hafalan-hafalan dan tugas-tugas menyalin serta mengerjakan LKS. Orang tua pun dengan mudah akan bangga ketika anaknya mendapatkan nilai bagus dari hafalan-hafalan tersebut. Padahal, sebulan, dua bulan atau tiga bulan kemudian, anak-anak akan melupakan apa yang mereka hafalkan.


Sementara, kegiatan-kegiatan yang justru merangsang inovasi anak terabaikan dan terlupakan. Padahal hal tersebut merupakan modal kuat kesuksesan anak saat dewasa. Sehingga, apa jadinya...? Anak-anak yang dihasilkan hanya akan menjadi pengamat sejarah, bukan pencipta sejarah.Mereka akan menjadi “bawahan” bagi mereka yang memiliki inovasi.Berbeda dengan Jepang, sekolah dan keluarga tidak menuntut anak belajar melalui menghafal, menyalin, atau mengejakan LKS. LKS hanya digunakan sebagai PR siswa di rumah. LKS tidak dikerjakan di sekolah, sementara guru asyik bermain telepon genggam atau mengerjakan tugas administrasi lainnya. Selama di sekolah maupun rumah, guru dan orang tua sangat inovatif menciptakan berbagai macam kegiatan kreatif untuk anak sehingga anak terangsang daya inovasinya. Misalnya kerajinan kayu, kerajinan keramik, kerajinan kertas, kerajinan embedding, menjahit, memasak, bermusik, dan lain-lain.


Selain pendidikan yang menitikberatkan terhadap pembangunan daya kreativitas anak, pendidikan Jepang juga dilakukan melalui sistem learning by doing. Anak-anak langsung melakukan. Misalnya, Guru dan orang tua tidak mengajarkan anak untuk menjaga kebersihan melalui catatan dan mengerjakan LKS. Atau dengan cara mengatakan kepada siswa: “Anak-anak, kalian harus menjaga kebersihan”. Tidak dengan cara demikian. Namun, mereka benar-benar memiliki bank sampah (garbage recycle) di semua sekolah. Sampah sekolah mereka pilah-pilah dan mereka olah ketika jam istirahat. 
Sehingga, jam istirahat pun menjadi lebih bermanfaat ketimbang hanya bermain, bermain gadget, atau bahkan mem-bully sesama kawannya. Begitupun di rumah. Bersama orang tua, mereka memilah-milah sampah rumah tangga. Oleh karena itu, tak mengherankan jika Jepang sangat terkenal akan kebersihannya.
Agar anak-anak mencintai hewan dan tumbuhan, setiap sekolah di Jepang memiliki hewan dan tumbuhan peliharaan. Setiap anak bertugas membersihkan kandang, memberi makan, menyiram, dan memupuk secara bergiliran. Sehingga, anak tidak sekedar belajar dari bu guru/orang tua yang mengatakan harus mencintai makhluk lainnya, namun anak-anak benar-benar mempraktekkannya dengan cara memelihara dan merawatnya secara langsung.Begitu pula dengan kecintaan masyarakat Jepang terhadap membaca. 

Kecintaan mereka terhadap membaca tentu bukan dengan cara mengajari anak-anak membaca sejak TK. Apalagi dengan cara monoton dan membosankan. Namun dengan cara unik, menarik, dan sangat mudah untuk kita tiru bersama, yaitu salah satunya dengan rajin membacakan anak buku. Mudah, bukan...? Sehingga, akan membangun persepsi anak bahwa buku merupakan sesuatu yang menarik, bukan menjemukan atau bahkan menakutkan.Itulah sekilas tentang rahasia pendidikan anak di Jepang. Sistem yang mereka terapkan sangat mudah, murah, dan dapat kita tiru karena tidak memerlukan teknologi mutakhir untuk penerapannya.
Selengkapnya mengenai rahasia pendidikan anak di Jepang bisa Bunda, Ayah, dan Guru baca pada buku Pendidikan Anak Ala Jepang.
♦♦♦♦

Quote dari Pembicara:

Anak belajar bukan dari yang mereka hapalkan, salin, atau tulis. Anak belajar dari apa yang mereka lihat dan lakukan.  Anak belajar pertama kali dari orang tua. Kedua dari sekolah dan guru. Sehingga, jika sekolah belum memiliki sistem pendidikan yang tepat, orang tua dapat memulainya sendiri di rumah.
 Tanya Jawab : 
T: 
nanya bunda saleha, sistem pendidikan Jepang sama indonesia kan berbeda ya bunda..dilihat dari budayanya juga..trus dari mana kita bisa mengubahnya??(lilik)

J:
 Sebenarnya tujuan pendidikan Indonesia dan Jepang sama. Bedanya, adalah "proses" menuju tujuan tsb yang berbeda. Kalau di Indonesia, kebanyakan pelajaran dihapal dan ditulis. Keberhasilan anak diukur dengan nilai. Kalau di jepang, bukan demikian prosesnya. Jepang menggunakan sistem by doing, yaitu anak langsung melakukan dan mempraktekkannya setiap hari. Contoh paling mudah adalah pendidikan indonesia dan jepang sama2 ingin menghasilkan anak2 yang mencintai kebersihan. Kalau di indo, mencintai kebersihan diajarkan dgn cra menghapal dan mengisi kolom2 ujian. Kalau di jepang, setiap sekolah memiliki bank sampah. Saat jam istirahat sekolah, anak2 memilah2 sampah sekolah dan mengolahnya. Jadi anak2 jepang belajar kebersihan dgn cara melakukannya (DOING). Salah satu Dalil penting dalam pendidikan anak adalah: anak belajar dari apa yang mereka lakukan setiap hari.


T: 
 Sejak desember 2014 saya sdh meng-off kan tv dan mulai nyicil beli buku sebagai gantinya. Dengan harapan minat baca pada anak akan semakin meningkat. Tapi skrg anak2 jd seneng main di luar, baca pun sesekali aja klo abis main di luar. Sdh tepatkah langkah yang saya ambil? (SitiNur)

J: 
Bunda Siti Nur, saya sering sekali menemui kawan2 yang akhirnya memutuskan untuk tidak menggunakan TV karena kekhawatiran anak2 akan menonton acara yang kurang baik. Apalagi TV Indonesia masih dengan program2 acara yang "kurang mendidik". Sebenarnya masalah itu bisa bunda akali dengan turut mendampingi anak saat menonton tv. Lalu berikan jadwal khusus. Jam berapa hanya boleh menonton TV. Karena dengan meng"haram"kan sesuai bagi anak, justru anak2 akan semakin penasaran ingin tahu. Malah, banyak kasus yang saya temui, anak malah main ke rumah temannya hanya untuk menonton tv. Atau diam2 dari ortu menonton tayangan yang tidak sepantasnya ditonton. Jadi saran saya, tonton saja tv bun. Tapi tetap dgn batasan2. Buat anak nyaman dan terbuka dengan bunda. Jangan sampai kekangan2 yang bunda ciptakan justru menjadi bumerang karena anak akan cenderung✅ bermain rahasia-rahasiaan.


T:Bunda Saleha, saya benar-benar takjub dengan disiplinnya Jepang. Pasti semuanya berjalan selaras antara guru, orangtua, dan lingkungan mulai sejak dini. Bagaimana langkah awal kita sebagai guru atau orangtua untuk menjadikan anak-anak kita lebih baik?(Yuna Tresna)

J:
Bunda Yuna, dalil lain (selain dalil yang sdh saya sebutkan sbelumnya) dalam pendidikan anak adalah bahwa anak belajar dari yang mereka LIHAT. Kalau menginginkan anak2 disiplin, jadi orang tua sebagai orang terdekat juga harus disiplin. Jika menemui lingkungan yang tidak disiplin, cepat2 beritahukan ke anak bahwa perilaku tersebut tidak baik dan merugikan orang lain ✅.


T: 
Apa tips dan rahasianya kok guru-guru di Jepang kreatif penuh inovasi..Di Indonesia sepertinya kurang greget, kurang inovatif, belum kurikulum di Indo yg gonta ganti memberatkan guru dlm administrasi..Fariza


J:
Sebenarnya masyarakat indonesia tidak kalah kreatif dengan jepang. Tapi, guru-guru di Indonesia saat masih kecil belajar dari guru2 terdahulu mereka (ingat dalil LIHAT). Mereka melihat bagaimana guru2 mereka dahulu mengajar dgn cara yang kuno (membaca menulis menghapal). Guru2 mereka pun melihat guru2 mereka terdahulu dgn cara yang sama kunonya. Jadi sudah menjadi rantai panjang yang tersistem di negeri ini. Padahal, mudah sekali yang guru2 jepang terapkan. Hanya memerlukan sedikiiit saja pemahaman bagi guru Indonesia, insyaaAllah sudah mampu merubah cara mereka. Dan cara di Jepang, sangat mungkin kita terapkan tanpa mengganggu kurikulum yang sudah baku dari pemerintah. Karena berbagai "kegiatan ala jepang" dilakukan saat jam istirahat sekolah dan saat kegiatan2 lain yang tidak mengganggu kurikulum yg ada. Misalnya contoh hal sepele. Mumpung sekarang sedang musim perpisahan sekolah Kalau di indonesia, saat perpisahan sekolah, biasanya guru/sekolah sibuk mempersiapkan pesta perpisahan meriah dgn berbagai kostum seragam, konsumsi hingga dekorasi yang menghabiskan banyak uang. Sedangkan di Jepang, saat perpisahan kelas, anak2 yang meninggalkan sekolah menyumbangkan 1 pot tanaman untuk dirawat oleh adik2 kelasnya sebagai kenang2an. ✅


T: 
Salam kenal mba saleh... Bagaimana caranya agar anak mudah memahami pelajaran, tanpa membuatnya merasa bosan selama proses belajar di rumah? Kebetulan anak saya sekolah di sd negeri, sistemnya lebih banyak isi soal2Bunda Tika


J: 
Sama bun, anak saya juga di sekolah negeri :). InsyaaAllah mudah sekali caranya bun. Saya biasa memegang gadget saat menemani anak belajar. Saat mengisi PR berupa soal2 LKS yang sangat menjemukan, saya cari materi yang sama di google. Alhamdulillah banyak sekali sumber2 yang menampilkan gambar2 yang menarik. Sehingga anak tidak jemu melihat LKS. Sambil mengerjakan PR, anak sekaligus bisa belajar lebih dalam tentang materi yang dikerjakan dengan lebih menarik
Ohya melalui youtube juga bisa bun.. Misal ttg perkembangan kupu2. Itu ada videonya lengkap di youtube.


7:35:00 PM 1 komentar
Newer Posts
Older Posts

Follow Us

Kita

Kita

Banyak Dibaca Bulan Ini

  • Rumbel Literasi Bersama Dian Ika P
    Diswhap Rumbel Literasi " Dian Ikha P" Jumat, 20July 2018 Jam 10-11 Moderator : Yunning Peresume : Ai Q Penga...
  • Oral and Written Language (Area Bahasa di Montessori) [Resume Diswhap]
    Narasumber : Rini Ummu Kafa Hari : Sabtu, 24 Februari 2018 Jam : 13.00-14.00 Tempat : WAG MEMBER IP Karawang Moderator : Feni Indrian...
  • JUALAN ONLINE
    source : freepik KULWHAPP JUALAN ONLINE  Narasumber : Ahmad Rifai  Notulen : Miyuki  Materi  Sebelumnya perkenalkan nama saya...
  • Rumbel Memasak
    3 Agustus 2018 Narasumber : Susi Yunita Moderator : Feni Peresume : Juju  --------- ❣ Perkenalan Rumbel Me...
  • Resume Diswhap Membuat PIRT gratis
    Narsum       : Bu Susi yunita Moderator   : Nurlatifa Tema           : Membuat PIRT gratis Tanggal       : Kamis, 16 november 2017...
  • Bisnis : Fokus atau Palugada [Resume Diswhap]
    Tema : Fokus atau Palugada Narsum : Miyuki Tempat : WAG member IP Karawang Moderator : Juju Julia Hapitri Tanggal : 17 Februari 2018...
  • DISWHAPP STRETCH MARK MAINTENANCE
    By : Utami Dewi Professional Muslimah Aesthetician Resume diswhaps rabu “cantik dan sehat”   Narsum : Utami Dewi   Moderator : Dwi ...

Labels

Anak Ayah Bisnis Bullying Craft Dapur Diswhapp FBE Home Education Hukum Jahit Kebudayaan Kecantikan Keluarga Kesehatan Kopdar Kulwhapp Mancanegara Mastermind Matrikulasi Menulis Psikologi Review Rumbel Storytelling Tutorial

Blog Archive

  • ►  2018 (31)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Agustus (17)
    • ►  Maret (13)
  • ►  2017 (26)
    • ►  Desember (7)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (21)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Mei (8)
  • ▼  2015 (10)
    • ▼  September (1)
      • Diskusi : Find Your Passion
    • ►  Agustus (3)
      • TIPS BISNIS A LA UTAMI DEWI
      • KULWAPP : HOW TO BE A PROFESSIONAL MOTHER
      • SERUNYA KOPDAR IIP KARAWANG
    • ►  Juni (4)
      • Kulwapp IIP Bandung : Persiapan Ramadhan
      • RESUME WORKSHOP : KEUANGAN SYARIAH
      • Kulwapp : Pendidikan Anak Ala Jepang
    • ►  Mei (2)

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates