facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Travel
  • Life Style
    • Category
    • Category
    • Category
  • About
  • Contact
  • Download

 Ibu Profesional Karawang




29 Juli 2018

Narasumber : Nisa Nurarifah 
Moderator : Sugih


Assalamu'alaikum wr wb..

Salam kenal pada semua Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga..❤

Sebagai awwalan, terima kasih banyak pada IP Karawang yang telah berkenan memberikan kesempatan pada saya untuk berbagi.. Semoga memberikan manfaat..

Bunda sekalian, saya bukanlah pakar tentang minat & bakat, apalagi  tentang Misi Hidup.. Namun alhamdulullah laa haula wa laa quwwata illaa billah, saya merasa bahwa saya  telah menemukan misi hidup saya yang juga telah menjadi misi keluarga. Karenanya dalam kesempatan kali ini, perkenankan saya untuk sedikit bebagi pengalaman yang belum banyak ini..

Misi hidup saya yang kini telah menjadi Misi Hidup Keluarga adalah adalah Berkontribusi di Ranah Pendidikan. Wallahu 'alam

Setelah saya renungkan, proses panjang menemukannya melalui 3 tahap, yaitu ACT (lakukan) yang meliputi 3 tahapan, yaitu Accept, Connect, dan Track

1⃣ Accept (Menerima)
Menerima bahwa diri kita tidak sempurna dengan banyak sekali kekurangan,namun tentu punya banyak kelebihan di sisi lainnya...

Menerima perjalanan hidup kita,  yang tentunya tidak sempurna dengan berbagai laku likunya.. Namun tentu memiliki banyak sejarah indahnya yang sangat patut kita syukuri..

Menerima bahwa pasangan kita tidak sempurna, begitupun anak-anak kita.. Namun mereka tentu punya banyak kelebihan yang membuat mereka bersinar..

Jika setiap anak adalah bintang, maka diri kita pun demikian, setiap ibu adalah Bintang..
Begitu pula dengan keluarga kita.. Setiap Keluarga adalah bintang dengan segala keunikannya..

Ya.. Ikhlash.., menerima segala sesuatu sebagai bagaian dari Qadha & Qadar Allah.. Menguatkan iman kita terhadap rukun yang keenam..

Ini tahapan yang sangat penting, karena bagian dari tazkiyatunnafs (penyucian jiwa) untuk memulai segalanya menjadi bermakna..

2⃣ Connect (Menghubungkan)
Setelah mampu menerima segala yang terkait hidup saya hingga pada titik tertentu, maka saya melanjutkannya dengan connect, mencoba menggali hikmah dari setiap takdir yang Allah tetapkan.. Maa kholaqta haadzaa baathilaa (QS. Ali Inran:191 ), tiada sesuatu takdir pun yang sia-sia.. Pasti ada maksud tertentu dibalik semua sejarah ini.. 

Mencoba mengambil hikmah, kenapa saya dulu dilahirkan dari orangtua & keluarga besar A.. Mengapa ditakdirkan belajar di tempat A, kuliah di A dengen jurusan A.. Mengapa saya ditakdirkan menikah dengan A.. Hingga mengapa saya ditakdirkan bergabung di IP Bandung & sempat terpilih menjadi ketuanya..

Ternyata semua memgerucut ke misi tertentu yang baru dengan yakin saya temukan saat melalui tahapan yang ketiga yaitu Track..

3⃣ Track (Menelusuri)
Di fase ini saya mencoba meneluri minat & bakat saya melalui konsep kuadran yang pernah diberikan di IP Bandung, yaitu 4 E (Enjoy, Easy, Excellent & Earn).. 
1⃣Enjoy
Sejak kecil saya senang mengasuh, pulang sekolah seringnya mengasuh anak tetangga & melatihkan mereka banyak hal. Bahkan saya suka merasa bahagia bila berhasil menghentikan tangis, menidurkan, menyuapi, melatihkan do'a & lagu2 anak tetangga yang balita/saudara sejak kecil.
Saya mulai mengajar saat kelas 1 SMP hingga sekarang dan saya merasa berbinar-binar saat mengajar meskipun kadang dengan penghasilan yang tidak sepadan atau tidak dibayar, atau bahkan saya yang mengeluarkan..hihi. Saya merasa bahagia ketika melihat orang lain faham/bisa.

2⃣Easy
Saya merasa mengajar itu mudah bagi saya. Tidak stres saat bertemu murid, saat menjadi guru formal terkadang yang membuat kurang nyaman adalah administrasi..😅

3⃣Excellent
Merasa ada di tahap ini saat mendapat feedback positif berupa:
- Diterima menjadi guru di sekolah islami internasional saat belum lulus sarjana
- Mendapat apresiasi dari dikti untuk program Taman Prestasi (taman pendidikan bagi anak-anak jalanan)
- Mendapat apresiasi dari koran Republika tentang Lulu Smart Bag
- Mendapat banyak undangan untuk menjadi natasumber tema pendidikan

4⃣Earn
- Mendapatkan penawaran investor untuk produk Lulu Smart Bag
- Mendapatkan penawaran investor untuk membuka cabang sekolah Lebah Putih SoL ▶ White Bee SoL

Di fase ini,saya juga mencoba untuk memvalidasi nya dengan suatu alat pemetaan bakat.

Dan masyaAllah semua mengerucut pada 1 aspek, bahwa misi pribafi saya adalah Pendidik dan misi hidup keluarga kami adalah di ranah Pendidikan.. Wallahu'alam Bishhowwab..😇

Mohon do'a dari semuanya, semoga Allah mudahkan & berkahi kami dalam mengemban misi ini..

-----
Tanya Jawab
-----

1⃣
Assalamualaikum teh Nisa yang luar biasa
Nama : Feni, IP karawang
Pertanyaan : Untuk menemukan minat dan bakat anak pakai konsep 4E juga kah teh?

Untuk menemukan minat dan bakat anak pakai konsep 4E juga kah teh?

Betul teh.. Amati kegiatan apa yang sepertinya anak memenuhi 4 unsur tersebut.. Bisa fibantu dengan tools Pandu 45 untuk memetakan.

Untuk bakat, 7 tahun pertama pesan Bu Septi santai aja teh.. Yang terpenting memperkenalkan sebanyak-banyaknya pengalaman & wawasan.. "Kaya wawasan". Dan di tahap ini juga anak diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk banyak mencoba, karena anak bisa memutuskan mana yang "paling" baginya, saat ia telah mencoba banyak hal. Di tahun kedua mulai amati dengan seksama, di tahun ketiga biasanya mulai terlihat mengerucut..

2⃣
Nama: Rahma. teh nisa, bagaimana menjadikan misi hidup istri bisa chatting sejalan dengan misi hidup suami, sehingga punya misi keluarga yang selaras?

Benahi komunikasi produktif dengan pasangan teh.. Mulai banyak ngobrol dari hati kehati... Dari sekian banyak perbedaan dengan suami, pasti kita punya kesamaan. Nah, dalam kesamaan itulah kita bisa mulai meneluuri misi hidup keluarga kita apa..
Dulu saat pertama buat rapat keluarga mingguan atau yg biasa kami sebut FBT (Family Bonding Time), kami mulai dengan sama-sama buat list kelebihan & kekurangan pasangan.. 

Karakter & kekuatan pasti banyak perbedaan, namun bisa kota kolaborasi dalam satu bidang yang sama2 kita suka. Misal, dalam Ranah Pendidikan: Peran suami saya lebih banyak di Arranger & Planner artinya konseptor banget. Sedangkan saya yg bakatnya dominan di komunikasi lebih banyak di ranah eksekutor..


3⃣
Nama : segarnis
Asal : IIP bekasi 2
Pertanyaan :
1. Apakah dengan misi tersebut juga seragam dengan misi suami? Maksudnya apakah suami juga merasakan kalau misi nya adalah sebagai pendidik juga?
2. Untuk exellent apakah harus sebuah penghargaan dr orang lain, kalau kita belum punya penghargaan tsb bagaimana?
3. Bagaimana kalau kesenangan kita tdk hanya 1 hal bagaimana?

1. Betul teh, karena mata kami sama2 berbinar kalau sudah ngobrolin pendidikan. Dan ini akan banyak terasah & teryakini saat semakin banyak melakukan family project, yang akhirnya mengerucut pada ternyata kebanyakan family project kami berbau pendidikan.. Bisa jadi keluarga teteh tentang kuliner, sosial, da'wah, bisnis, dll.. sangat luas kemungkinannya..
2  Tidak harus teh.. IMHO, feedback dari orang2 terdekat juga bisa.. Misal menurut suami, keluarga atau rekan kerja, teteh melakukan hal A dengan sangat baik dan dalam jangka waktu diatas rata2 itu bisa disebut excellent juga teh..
3 . Masukan ke kuadran pemetaan minat & bakat, cari yang paling & fokuslah pada satu bidang.. Saya sertakan setelah ini ya.. Tinggikan gunung, jangan ratakan lembah.. Tak ada orang yang bisa 100% dalam beberapa hal disaat yang sama..
✅

4⃣
Nama : muly
Pertanyaan : 
Assalamualaikm teh nisa,,
Terima kasih sdh mnyempatkN waktu untuk berbagi ilmu dengan kami disini,,teh ada bbrp hal yg ingin saya tnyakan,,
- apakah misi hidup selalu didukung oleh orang2 terdekat teh? Misal kita sdh merasa ini adlh misi hidup kita didunia tp disisi lain orang terdekat (katakan lah suami) tidak mendukung apkh “itu misi hidup” kita atau hnya “keinginan” kita?
Nisa Kulwhap: 
4⃣ Betul teh.. Bika belum mendapat dukungan sekitar, artinya baru pada tahap keinginan/kekuatan kita.. Apa yg harus dilakukan selanjutnya? 
Inside Out.. Tekuni dengan sungguh-sungguh, sampai mendapat feedback yg positif dari orang sekitar.. Be Professional, let others to follow.. Bila kita melakukan dengan sungguh-sungguh, maka dengan sendirinya orang lain akan mengiyakan/mengikuti.. Butuh kesabaran & ketekunan memang untuk meniti KM kita... Tapi.. we'll never know until we've tried.. Kuncinya hanya satu, tekuni & temukan.. Tentu dengan memohon petunjuk Allah SWT.

5⃣
Assalamualaikum Teteh

Nama: Hana Pratiwi
Pertanyaan:
Teh sya punya anak usia 5bln
Sya bekerja d PT 
Sya sempat bimbang teh sebenernya dr bulan kemarin ingin resign biar bsa full mengurus anak
Tp suami lebih mendukung sya untuk tetap bekerja 
Keinginan suami bertolak belakang dg keinginan saya 

Bagaimana cara menyikapinya teh 

Terimakasih

Nisa Kulwhap: 5⃣ Life is all about choices, and every choice has it's consequences.. Saat sudah menikah tak ada lagi AKU, yang ada adalah KITA. Diskusikan bersama, bila resign konsekuensinya apa saja, antisipasinya bagaimana. Kalau lanjut juga bagaimana.. Dari kedua pilihan tersebut, konsekuensi mana yang keduanya lebih siap hadapi.. Dalam urusan pilihan tiap keluarga, tidak ada benar & salah.. karna tiap keluarga punya kondisi & situasi yang berbeda..

Jika keputusannya resign, bisa jadi Misi Hidup nya tetap sama di bidang Pendidikan, namun dengan lahan yang berbeda.. bisa jadi hukan di PT lagi.. tapi di rumah, komunitas, atau tempat lain yang maaih misteri.. Kalau lanjut, mungkin memang disana. Stay positive.

8:06:00 PM No komentar



17 Mei 2018
Narsum : Dede Karyati
Moderator : Ai

Assalamu'alaikum, bunda pembelajar..

Ahhh, ditodong bu Korwil dan mbak ninis (Admin Online) buat berbagi disini "oleh oleh" belajar bareng ibu septi.
Jadi tanggal 12 - 13 Mei kemarin, alhamdulillah diberi kesempatan ikut belajar di sanggar riset lebah putih padepokan margosari, Ngobrol Pendidikan, 24 Jam Lebih Dekat Bersama Septi Peni

Sesi istimewa hanya untuk 15 orang perempuan indonesia. Ya, 15 peserta terpilih yang hadir dari segala pelosok penjuru indonesia. Mulai dari Kalimantan selatan, Kalimantan utara, Lampung, Karawang, Purwodadi, Jogja, Solo, Semarang, Purwokerto dan Salatiga..

Acara ini terbuka untuk semua ibu, bukan hanya member IIP. malah ada yang dari kalimantan selatan dan dari tarakan tidak tau siapa itu ibu septi, mereka hanya diberi tahu oleh temanya yang sudah menjadi member IIP perjalanan hidup ibu septi.

lengkap nya bisa lihat disini yaaa..
http://bit.ly/2L60DEZ

Demikian sedikit oleh2 dari hasil belajar bareng ibu septi, mohon maaf bila ada kekurangan.
Terimakasih,
DeKa

Tanya jawab:

1. Dhani
Pertanyaan : Ngobrolin apa aja ya?

Jawab :
ngonbrolin apa yaaa.... banyaaakkk.. mulai dari pertama bapak nembak ibu, sampe ke pendidikan anak2. hihihihi

2. Ummi
Pertanyaan : 
Mbak DeKa, apa kesan pertama saat bertemu Ibu ?

Jawab:
pertama kali ketemu ibu yang acara IP jakarta itu mbak umm, jadi kemaren itu ketemu yg ke dua hehehe.
masih sama kayak yang ketemu di jakarta, ramah, asyik diajak ngobrol. bedanya mungkin ini kita ngobrol dari yang berat sampe yang printil2 gak penting hahahaha

3. Susi
Pertanyaan :
Tertarik sesi makan malamnya? Dapat resep apa mbak?

Jawab:
makanan nya, soto apa ya lupa nama nya, ayam bakar, jamu, es selasih. banyak mbak..

resep nya gak aku catet. hahaha.. mungkin klo aku jd bu susi begitu denger resep langsung aku catet yaa 🙈🙈. aku cuma dengerin aja teh..

4. Suci
Pertanyaan :
kepo...ttg pndidikan anak2 ?

Jawab: 
klo pendidikan anak2 nya bu septi itu beda2 teh.
enes & ara pernah ikut sekolah formal. klo elan  bener2 HS

5. Ummi
Pertanyaan :
Uwooooow cerita cerita (lanjutan jawaban no 2)

Jawab :
ibu ketemu pak dodik itu, waktu ibu SMA dan pak dodik ngajar. jd awal nya sering surat2n tentang kegiatan OSIS kebetulan ibu ketua osis. ibu lulus kuliah & udah keterima jd PNS, dilamar bpk. yg lucu nya itu bpk cuma ngasih waktu ibu hitungan ke 5. dgn syarat klo diterima, bpk mau nya yg didik anak2 nya itu ibu. jd dgn kata lain ibu harus lepasin SK pns nya

6. Rini
Pertanyaan:
Kalo malem, keluarga margosari kegiatannya pada ngapain mba De ?

Jawab:
klo lg ada project biasa nya ngobrolin project nya mbak. bagi2 tugas dan tanggung jawab. kayak acara kemaren pimpro nya kan mbak enes, jd utk bpk, mbak ara & mas elan ambil peran masing.
kadang di isi presentasi Mastermind.

7. Hevy
Pertanyaan :
Jamune apa, mbak? Beras kencur kah?

Jawab:
iya mbak hev, beras kencur & kunyit

8. Miftah
Pertanyaan :
Iya ni...jg kepo bingits, sapa tau qta bisa menirunya walaupun g plek sama..

Jawab:
iya betul mbak mif, aku pun niat awal ikut acara ini untuk bisa meniru kebaikan2 keluarga ibu. inspiratif banget pokok nya.

9. Ai
Pertanyaan :
Eh wkt mb deka di acara zhafran berarti sm ayah ya y?

Jawab :
iyaa betul, zhafran sama ayah nya. sama mbah n tante nya juga deng. cz kemaren sekalian mudik ke rumah mbah nya zhafran

10. Depi
Pertanyaan :
Mbak deka
Mau nanya jg donk, Bu septi cerita masa kecil anak2nya gk? Kegiatan apa za membersamai anak2nya

Jawab :
Cerita teh, masa kecil mbak enes yang babat libas karena jadi ibu muda semua nya jadi bahan percobaan untuk mbak enes. mbak enes usia 15 bulan lahir mbak ara. masa kecil mbak enes dan mbak ara di habiskan di depok. ibu pernah jualan baju di depan sekolahan. yang ibu butuhkan itu adalah lapangan luas untuk anak2, jadi anak2 bisa lari2 di halaman sekolah. nah dari situ juga awal nya lahir jarimatika. ibu mengajarkan matematika lewat jari, terus banyak ibu2 yang melihat. terus dibukukan lah jarimatika itu.

11. Yunning
Maka sebelum acara ini berakhir,  sy mau minta sesuatu nh....  *sambil nunggu Th Ai yaaa

" coba ungkapkan 1 kalimat tentang Padepokannya keluarga bu Septi 

Stlh td mengenai bu Septi

Jawab:
Padepokan margosari ----> 

Inspiratif
Keren

ya, banyak hal yang bisa diambil dari keluarga ibu. home based education, school of life.

Closing statement nya di kutip dari tulisan ibu, bapak & mbak enes

"Don't teach me,  I love to learn" 
Dodik

"Allah sudah menjamin rizki kita, mengurangi ketaatan padanya, mengorbankan amanahNya, Demi mengejar sesuatu yang sudah dijaminNya Adalah Kekeliruan besar"
Septi Peni Wulandani

"Welcome to the jungle of life"
Enes

makasih ya teman2 sudah denger cerita aku.

mohon maaf bila ada kekurangan.

terimakasih, wassalamualaikum 

7:49:00 PM No komentar



Tanggal : 5 Mei 2018

Narasumber : Berty Cahyani
Moderator : Rini Ummu Kafa
Peresume : Rini Ummu Kafa

-------------------------
Materi
-------------------------

Melatih Kemandirian pada Balita

Mengapa anak2 kita perlu diajarkan mandiri ?
Mengajarkan anak-anak mandiri berarti menanamkan kepada mereka tentang tanggung jawab, juga problem solving yang sangat berguna bagi masa depannya

Sejak usia berapa mulai diajarkan kemandirian?
Anak2 mulai bisa diajarkan kemandirian ketika usianya diatas 1 tahun. Karena anak2 di usia 0-12 bulan, hidupnya masih sangat bergantung pada orang tuanya

Anak-anak memiliki pemahaman dan daya tangkap yang berbeda ketika melatih kemandirian,  shg qt harus menyesuaikan sesuai dengan tahapan perkembangannya :

Di usia 1 tahun 

1.  Di usia satu tahun anak2 belum dapat memahami rutinitas sehari hari. 
Misalnya saja minum susu, bermain, mandi, makan atau tidur. Sehingga penting bagi qt untuk melatih melakukan rutinitas tersebut. Misalnya ketika akan mandi qt dapat mengajak anak qt untuk mengambil handuk sebelum akan mandi juga menyiapkan baju yang akan dipakai setelah mandi.

2.  Melatih untuk minum dari gelas dan memegang sendiri gelasnya. Kita bisa mencobanya dengan memberikan gelas yang tidak mudah pecah.

3. Toilet Learning
Ibu sy dl mengajarkan biar anak2 nggak ngompol, biasakan di "tatur" (bahasa jawa, bhs indonesianya apa).
Di tatur sebelum tidur dan pas bangun tidur. 
Sy praktekkan resep mujarab ini..and it works! 
Saya juga memperhatikan berapa jam sekali mereka akan pipis. Naah..di tatur deh. Jadi, ompolnya nggak kemana2

4.  Melatih untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain untuk mengeksplorasi sekitar. Selama lingkungan yang nyaman dan aman maka qt tidak usah melarangnya, perhatikan dan berikan pengawasan saja.

---

Di usia 2 tahun

1.  Di usia ini, anak2 sudah bisa menggunakan sendok (walaupun masih belum sempurna dan belepotan kemana2) biarkan anak makan sendiri

2.  Melanjutkan Toilet Learning dengan mengajarkan menggunakan tolilet dengan bantuan pengawasan kita

3. Melatih untuk mencuci muka dan tangan sendiri meskipun pada awalnya mungkin pakaiannya akan basah… berikan kepadanya kesempatan belajar. Tunjukan kepadanya bagaimana cara membuka dan menutup keran, membasuh muka, menggunakan sabun tangan hingga menggunakan gayung kecil.

4.  Melepas dan Memakai sandal

---

Di usia 3 tahun

1.  Berikan kebebasan untuk berjalan sendiri. Sesekali biarkan ia melompat, memegang atau berlari

2.  Di usia ini anak qt sudah mampu menunjukan kemampuan di hadapan orang lain termasuk membawa tas yang berisi belanjaan atau membereskan tempat tidur. Biarkan anak anda untuk menunjukan kemampuannya dan tetap dalam pengawasan

3.  Membereskan mainan
Termasuk disini kami menjelaskan kepada anak2 tentang area publik dan area privat.
Area publik contohnya tidak boleh mencoret2 di ruang tamu, boleh coret2 di kamarnya sendiri ..sepuasnya..sesukanya
Jadi alhamdulillaah ruang tamu kami bersih dari coret2an

4. Menyisir rambutnya sendiri

---

Di usia 4-5 tahun

Anak-anak di usia ini sedang menunjukkan inisiatif besar untuk melakukan kegiatan berdasarkan keinginannya, suka 
mencontoh perilaku orang dewasa disekitarnya

1. Ketika kita sedang melipat pakaian yang besar, berikan pakaian yang kecil ke anak 

2. Saat memasak, qt bisa mengajarkan membuat masakan sederhana seperti pisang coklat, telor dadar dll

3. Membereskan tempat tidurnya sendiri

4. Menjaga adik

5. Memintanya membelikan sesuatu di warung

Dalam proses pembentukan kemandirian anak, dukungan orang tua sangatlah diperlukan. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua dalam melatih kemandirian anak, antara lain:

Tidak meremehkan kemampuan anak, tetapi juga tidak memujinya berlebihan.
Orang tua harus memiliki stok kesabaran ekstra (sabaaar..sabaaar) Karena, dengan kemampuannya yang amat terbatas, anak akan melakukan berbagai kekacauan. 
Misalnya, karena ia belum dapat membawa minuman atau makanan panas sendiri, maka wajar saja bila ia melakukan beberapa kesalahan atau kekeliruan.

-------------------------
Diskusi
-------------------------

Cici :
Kapankah usia yg tepat untuk memisahkan tdr anak dgn orgtua?

Berty Cahyani:
Dear mb cici..
Tuntunan agama jg mensyaratkan ttg pemisahan t4 tidur ini, antara anak & org tua, anak laki2 & perempuan..

Bisa dimulai di usia 3 thn mb cici..dmn anak sdh bisa diajak utk di 'briefing'..terus menerus.
Awalnya ditemani..dan perlahan akan terbiasa.

-----

Ummu Kafa:
Aku juga mau nanya..
Apa yang perlu kita ucapkan/sampaikan agar tidak terkesan terlalu menyanjung kelebihan anak ?

Berty Cahyani:

Dear mb rini..
Kalimat pujian yg berlebihan mjd terkesan 'lebay' dan tidak apa adanya.
sy pernah mengalaminya hehe..memuji berlebihan ke anak..maksudnya biar dia seneng krn sdh melakukan hal baik.
Eh..dia malah bilang "memangnya echa gitu bunda?"… pas sy bilang "makasih kk echa yg keren"

Setelah itu sy cukup bilang "terima kasih yaa kesayangan karena sudah membantu bunda".

-----

Ninis :
Mbak Berti,,, 
Sebaiknya dimulai umur brp anak sudah dibiasakan mandiri di kamar mandi? 
Mandi+buang air besar..

Berty Cahyani:

Dear mb ninis..
Untuk anak 1-2 thn..qt masih ikut ke dalam kamar mandi untuk membersamainya mandi dan buang air

Di usia 3 tahun..anak mulai diminta gosok gigi dan sabunan sendiri. Qt cukup menunggunya di pintu kamar mandi

Bu Emmy Soekresno pernah cerita..ada anak yg ketika diminta menggambar orang, dia menggambarnya g ada lehernya. Jd badan langsung kepala

Ternyata anak ini tidak pernah tau bahwa ada bagian tubuh yg namanya leher..dan ini dikarenakan dia tidak pernah mandi sendiri..selalu dibantu orang lain.

-----

Ummu Kafa:
Pisah kamar atau boleh pisah ranjang saja Mba ?

Berty Cahyani:
Pisah kamar mb..
Krn kl pisah ranjang dikhawatirkan anak masih mendengar "suara2" di mlm hari atau menjelang subuh..

Ummu Kafa:
Termasuk anak perempuan - laki juga harus pisah kamar ya Mba ?

Berty Cahyani:
Iya mb rini
Maksimal di usia 7 thn sdh pisah kamar antara anak pr dan lk

-----

Ummu Kafa:

Mba Berty, nanya lagi ya.

Anak saya kan sejak bisa pegang sendok sudah saya biasakan makan sendiri,
hingga sekarang pun makan sendiri.

Jadi kadang ketika mau saya suapin, dia yang menolak, minta makan sendiri.

Apa itu sudah betul/baik ?

Kadang saya ada rasa pengin nyuapin atau khawatir jika ada yg bilang 'anak ga ngerasain suapan ibunya'..

Walaupun ketika bad mood atau sakit memang kadang disuapin.

Berty Cahyani:
Dd usia brp mb rini?

Ummu Kafa:
Sekarang 3.5 tahun mba

Berty Cahyani:
Sejak mpasi  sudah disuapin sama mb rini kan?
Insya allah mb rini nggak kehilangan moment nyuapin kok.

-----

Hevy Kistyan:
Anakku susah banget mandi, mbak.. Dan kemaren saat mudik dia sering di paksa mandi oleh mertua..
Sekarang masih susah di ajak mandi..
Apa yang harus aku lakukan, mbak?

Berty Cahyani:
Sakti, mb hevy?
Pernah ada trauma kah?

Hevy Kistyan:
Belum menemukan traumanya apa, mbak
Yang saya temukan dia nggak mau di siram di muka.
Jadi kalo mandiin dia muka h di siram tapi hanya di lap.
Di basuh pakai tangan.

Berty Cahyani:
Biasanya kl anak2 malas mandi..sy ajukan "syarat" sama mereka
Contohnya : bunda punya es buah..yg sdh mandi bunda kasih.

Membuat suasana mandi menyenangkan (baik kamar mandinya maupun 'ritual' mandinya)

Selesai mandi..buat aura positif.
Biasanya sy bilang gini "segernyaaaa bunda dah mandi".

Anak teman sy pernah trauma saat Toilet Training..dia ketakutan krn pernah ditinggal di kamar mandi sendirian (padahal kata ibunya cuma sebentar)
Karena trauma itu, dia kl pengen pup ditahan, berdiri di pojok, nggak berani bilang. Sampai keringat dingin.
Dia TK A waktu itu

Setelah diterapi terus menerus dgn memberikan sugesti positif..alhamdulillah skrg sdh membaik

-----

Dani :
Mbaksay, tanya tips nya dong..
Kakak udah 7,5th masih pisah ranjang aja.. Blm siap pisah kamar.
Masih takut, ga berani sendiri karna kalo tidur alatnya dilepas, jadi berasa sepi. Pernah dicoba, Tengah malam bangun pindah nyusul sambil gedor2 pintu..

Berty Cahyani:
Dear emaknya angga..
Sudah pernah coba ini mb? Angga tidur sama kita dulu..kl sdh lelap dipindahin ke kamarnya.

Dani :
Syudah, dan tengah malam selalu terbangun gedor2 kamar minta pindah.

-----

Sugiharti Fasil:
Apakah wajar anak usia 11 th, laki2... terkadang masih minta disuapin bahkan minta dimandiin?
Mohon pencerahannya mba Berti.

Berty Cahyani:

Sebabnya knp mb sugi?

Krn kl sdh 11 thn..auratnya sdh membentuk. Dan sdh jelang akil baligh.

Sugiharti Fasil:
Jadi dulu, waktu rumah msh di perumnas. Kamar sudah masing2, tdr pun sudah masing2. Tp setelah pindah rumah, dan drmh yg sekarang hanya ada 2 kamar. Jadinya anak2 memilih tidur bareng2... sekamar ber4.

Nah kadang kalau sedang kolokannya keluar ya gt. Td aja sarapan saya suapin (mgkn krn biar cepet ya ngejar berangkat).

Berty Cahyani:
Padahal dl sdh pisah kamar y mba ?
Konsisten saja mb sugi..krn terkadang qt g tega..padahal itu blm tentu baik utk mereka.

-----

Wiwi:
Si sulung  3y8m sebelum punya adik kemandiriannya dah ok. Makan sendiri, lepas dan pakai baju sendiri, makan disuapin, apa2 "sama bunda".  Gmn cara menghadapinya bu Ber?
Maksudku dah makan sendiri. Skrg adiknya sudab lahir, apa2 sama bunda. Piyeeee?

Berty Cahyani:

Fathul cemburu kyknya.
Dilatih terus mb wi..memang harus ekstra sabar.
Tidak perlu ada target khusus..krn dia sudah mau melakukannya sj sdh alhamdulillah.

-----

Susanti:
Sama dengan mba Dani.
Tpi bedanya saya tidur dgn adiknya yg perempuan dan ayahnya tidur dgn kakak laki2.......nahhhh apabila ada sesuatu kita pindah ke kamar yg satu lagi bgtu .....bgmna ya? Soalnya si kecil masih " ngetek" pegangin tangan saya aja klo tdr.
Kadang walau tdr dgn ayahnya sekali2 gedor pintu pengen sama saya.....

Berty Cahyani:

Sesuatu ki opo mb santi?

Anak2 nya usia berapa mb?

Pisah kamar ini mmg penuh drama y mb aku pun..
Biar anak2 mau pisah kamar, selain di fahamkan, mereka sy minta utk memilih sprei sendiri, warna cat, design kamarnya mau ditempeli apa, daan hampir semua mainannya boleh ada di kamarnya.

Diawal memang qt temani dulu..g jarang bahkan ampe ketiduran disitu.

Kl nggak mempan..mereka tidur sama qt dulu..baru dipindah.

Agar mereka tdk merasa 'sendiri'..sy membolehkan mereka utk tidur bersama di kamar kami di malam minggu.
Waah..mereka seneng banget tp lama2 nggak mau..sempit katanya dan mereka kembali ke kamar msg2.

Susanti:
Mmg hrs cerdas ya....sebagai ortu.....
Yg besar 13 thn dan yg kecil mau 8.

Berty Cahyani: Untuk yg "ngetek" atau punya barang kesayangan..kata psikolog tdk apa2..nanti jg akan hilang dgn sendirinya kira2 di usia 5 thn

Dl kk echa jg gitu..kl mau tidur harus sama boneka. Sy biarkan sj..alhamdulillah skrg dah lepas.

-------------------------

Berty Cahyani:

Kata psikolog..kemandirian  berbanding lurus dgn percaya diri.

Semakin qt melatihnya untuk mandiri..maka anak kita akan tumbuh semakin percaya diri.

4:49:00 AM No komentar
Older Posts

Follow Us

Kita

Kita

Banyak Dibaca Bulan Ini

  • Kulwhapp : Tanya Jawab Seputar ASI
    Peresume : Neneng  Kuliah dan Diskusi Whatsapp (Rabu, 16 Agustus 2017) Oleh: dr. Hany Handayany (Konselor Menyusui)  SELUK B...
  • KOPDAR AKBAR -26 FEBRUARI 2017
    "Membangun peradaban itu dimulai dari ibunya, kalau perempuan tidak bangga menjadi Ibu, maka tidak akan lahir generasi hebat dari ...
  • KULWHAPP BISNIS : DIAN PERWITASARI (FREEZY BROWNIEZZ)
    Hari / tanggal : Jum'at, 21 Oktober 2016  Pukul : 20.00-21.30  Narasumber : Dian Perwitasari  Peresume : Ummi Haajiroh Must...
  • Tutorial Upload File ke Google Docs
    Temen-temen peserta perkuliahan Matrikulasi IIP Batch#2, Metode belajar kita adalah dengan menyimak materi yang diposting setiap senin p...
  • Pengumuman Kelas Matrikulasi Batch 4
  • Misi Hidup Keluarga (Minat-Bakat)
    29 Juli 2018 Narasumber : Nisa Nurarifah  Moderator : Sugih Assalamu'alaikum wr wb.. Salam kenal pada semua Ibu Pr...
  • KULWHAPP : HARI PERTAMA SEKOLAH
    Resume kuliah whatsapp IIP Karawang Jumat, 14 Juli 2017  Pukul 20.00-21.30 " Hari pertama ku Sekolah!"  Narasumber : Pra...

Labels

Anak Ayah Bisnis Bullying Craft Dapur Diswhapp FBE Home Education Hukum Jahit Kebudayaan Kecantikan Keluarga Kesehatan Kopdar Kulwhapp Mancanegara Mastermind Matrikulasi Menulis Psikologi Review Rumbel Storytelling Tutorial

Blog Archive

  • ▼  2018 (31)
    • ▼  Desember (1)
      • Berbahasa Cinta dengan Pasangan dalam Mahligai Rum...
    • ►  Agustus (17)
    • ►  Maret (13)
  • ►  2017 (26)
    • ►  Desember (7)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (21)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Mei (8)
  • ►  2015 (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates