Resume Diswhap Manajemen waktu antara anak, keluarga & pekerjaan

by - 4:33:00 PM



RESUME DISWAP PARENTING :
Narasumber : Ninis Puspitasari
Tanggal : 17 November 2107
Waktu : 14.00-15.00 WIB
Tempat : WAG Member IIP dan foundation 2
Moderator : Feni Indriani


MATERI

MEMBAGI WAKTU ANTARA ANAK, KELUARGA & PEKERJAAN

Pernahkah teman2 mengalami kebingungan dalam mengelola waktu sehari2? pernahkah merasa hari begitu cepat berlalu tanpa hasil maksimal? pernahkah mengalami kekecewaan mendalam karena merasa kurang maksimal sebagai ibu&Istri lalu menyalahkan pekerjaan di kantor yang menyita banyak waktu? atau pernahkah merasa galau berkelanjutan karena*iri* dengan kehidupan orang yang sepertinya ga seruwet hidup kita?
Jika IYA maka,,, SAMA Dulu saya juga merasakannya,,,, Tapi itu DULU iya DUUUULLLUUUU kalua sekarang alhamdulillah udah sembuh…
Membagi waktu antara anak, keluarga dan pekerjaan memang bukan hal mudah. Pilihan untuk berkarir di ranah public membuat seorang Ibu untuk mampu menghargai dan membagi waktu, serta menjalankan peran secara seimbang antara keluarga dan lingkungan pekerjaan. Jika Ibu yang bekerja diranah public tidak mampu menyeimbangkan antara kehidupan pribadi dan kegiatan profesional dapat menyebabkan salah satunya berakhir dengan kegagalan. Kegagalan dalam meraih nilai baik dalam penilaian performance tahunan atau kegagalan di keluarga misalnya menelantarkan suami dan anak-anak. Jika kita sedang berusaha menyeimbangkan waktu antara anak, keluarga dan pekerjaan. Saya memiliki beberapa tips yang mungkin bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari :

1.    Membuat jadwal kegiatan
Pilihan yang ada pada dasarnya terbagi dua:
– Membatasi jumlah kegiatan yang bisa dilakukan dalam satu hari atau
– Melakukan semua kegiatan dalam satu hari dengan cepat.
Sebeum membuat jadwal kegiatan, ada baiknya kita membuat daftar tujuan yang ingin kita capai (buat tujuan jangka panjang dan jangka pendek) diskusikan dengan suami

Dari daftar tujuan yang diinginkan tersebut, kita bisa membuat skala prioritas. Tentu skala prioritas dari masing-masing keluarga pasti akan berbeda, oleh sebab itu jangan pernah berpikir kehidupan orang sepertinya lebih baik, berpikirlah bahwa merekapun merasakan apa yang sedang kita rasakan
Setelah skala prioritas terbentuk, maka buatlah rencana kegiatan dalam skala yang lebih besar dulu (tahunan, bulanan, mingguan baru harian)

Masih bingung? Saya beri contoh..Misalnya,,, Skala Prioritas pertama saya adalah = Memberikan GIZI TERBAIK untuk Keluarga Yang akan saya lakukan adalah :
·         Target bulanan = Membuat menu makanan selama sebulan
a.    Mencari menu makanan bergizi yang simple dan mudah dipraktekkan dari internet
b.    Mencari referensi menu yang cocok diinternet
c.    Berdiskusi dengan suami&anak2 tentang makanan yang mereka ingin saya sajikan.
-    Target mingguan = Memastikan bahwa menu yang dibuat disukai anak&suami
-    Target harian = Memastikan menu yang dibuat sesuai dengan rencana yang sudah disesuakan

Lakukan system PDCA 
P = Plan (selalu membuat rencana sebelum melakukan kegiatan)
D = DO (lakukan kegiatan sesuai dengan rencana)
C= Cek ( melihat apakah rencana yang dibuat sudah Flexible atau terlalu susah dikerjakan, diskusikan dengan suami dan ART tentang perbaikan yang akan dilakukan lakukan fllow up)
A= Action (lakukan perbaikan yang sudah direncanakan tadi, lalu ulangi PDCA secara terus menerus)

Bagaimana jika kita merasa tidak memiliki waktu untuk membuat jadwal kegiatan besar harian, bulanan dan tahunan?
Hal paling sederhana yang bisa kita lakukan adalah menyisihkan waktu antara 5-10 menit di pagi hari setelah bangun tidur. Tulis daftar hal yang harus dilakukan pada hari itu dan tentukan waktunya. Segera setelah daftar kecil kegiatan itu selesai ditulis, lakukan semua hal yang sudah ditulis menurut nomor urutannya. Setelah satu hal selesai, segera lakukan hal berikutnya, begitu seterusnya

2. BERANI MENGATAKAN TIDAK
Katakan tidak pada kegiatan-kegiatan yang mengganggu agenda dengan keluarga (kecuali kegiatan tersebut dapat disatukan dengan kegiatan keluarga kita)
yang perlu diperhatikan adalah….bedakan antara _kebutuhan dan keinginan
Sebelum mengatur ulang jadwal kegiatan dan memasukkan agenda kegiatan baru, tanyakan pada diri kita “Pentingkah kegiatan tersebut untuk diri kita? Jika iya, maka perlu mendiskusikan dengan suami tentang perubahan kegiatan yang akan kita buat

3.    SET WAKTU DALAM MELAKUKAN SUATU KEGIATAN
Misalnya membersihkan rumah, buatlah waktu khusus dan fokus pada tujuan. Bila perlu pasang alarm atau timer dalam melakukan kegiatan, dengan begitu semuanya terorganisir dengan baik. Dimulai dan diakhiri pada waktu yang telah kita tetapkan. Segera setelah selesai, kita harus berpindah pada kegiatan berikutnya yang ada pada daftar yang sudah kita susun.

4.    ISTIRAHAT YANG CUKUP
Tentukan waktu istirahat kita, jangan memaksakan diri melakukan semua hal sendiri karena merasa tidak puas dengan pekerjaan orang lain.

5.    JANGAN SEGAN UNTUK MEMINTA DUKUNGAN ORANG LAIN
Jangan segan untuk meminta bantuan suami atau anak2 untuk mensukseskan agenda kegiatan yang sudah kita buat

6.    BELAJAR MELAKUKAN DUA HAL DALAM WAKTU YANG BERSAMAAN (MULTI TASKING)
Contoh : mencuci piring sambil memasak, membalas chatting sambil memasak, mengecek pekerjaan rumah anak sambil melipat baju/menyuapi makan si kecil, menyapu lantai sambil mengelap kaca, 

7.    USAHAKAN MENYIAPKAN SEGALA KEBUTUHAN UNTUK PAGI HARI PADA MALAM SEBELUMNYA
Misalnya baju, tas, perlengkapan sekolah anak. Kadang wanita perlu waktu lebih dari 20menit untuk berpikir&memilih ”nanti akan pakai baju apa”
Siapkan sayur2an yang akan dimaskan pagi harinya (kalua saya, saya buat 1 kotak tiap hari yang berisi menu harian)
Contoh : hari senin masak sayur sop+ayam goring+tempe bacem maka aka nada 1 plastik/kotak yang saya tulis “SENIN” yang isinya sayur2 yang sudah dipotong2, tempe yang sudah dibumbuin, ayam yang sudah diungkep jadi di pagi hari tinggal mencuci sayur, membuat  bumbu sop, menggoreng tempe dll (biasanya saya sudah melakukan ungkep2 ayam, bumbuin ikan, di hari AHAD dan selalu berbelanja seminggu sekali di Ahad sore/ Ahad pagi)

8.    BUAT JADWL KEGIATAN UNTUK ART
Untuk yang meninggalakn anak dengan ART, buatlah jadwal kegiatan untuk ART, serta berikan mereka reward jika sukses melaksanakan agenda kegiatan yang sudah disusun

Wanita tentu saja boleh berkarir diluar rumah, tetapi sebaiknya tidak pernah melupakan kodratnya sebagai seorang istri dan ibu bagi anak-anaknya. Pada akhirnya kita mungkin akan menyadari bahwa kita tidak dapat melakukan semuanya karena keterbatasan waktu dan kekuatan fisik. Tidak perlu berkecil hati dan kecewa karena tidak dapat melakukannya. Selalu lihat sisi positifnya dan bersyukurlah pada apa yang sudah kita raih saat ini.

Selalu bicarakan semua yang kita rsakan dengan suami, ingat suami adalah patner menuju goal keluarga sakinah, mawadah warrohmah. Jadi suami juga harus kita ikut sertakan dalam segala hal yang kaan kita buat dalam keluarga kita.

Jangan lupa juga untuk selalu menghadiahi diri kita yang telah bekerja keras, misalnya dengan pergi ke spa untuk dipijat, memanjakan diri ke salon, pergi tidur lebih awal dari biasanya atau sekedar bersantai di teras membaca buku ditemani secangkir coklat panas. Dengan pikiran yang jernih, kondisi badan yang sehat, hati yang tenang karena mendapat cukup istirahat dan jadwal yang terorganisir maka niscaya kita akan mampu memiliki kehidupan yang seimbang.

Semoga bermanfaat!



TANYA JAWAB (QNA)

Pertanyaan 1
nama.           :fida
pertanyaan: biasanya waktu istirahat tidur bninis sehari brp jam?apakh qt hrs mngikuti standar ideal 8jam?bgmn carany qt bs konsisten mngikuti jdwl yg sdh qt buat dlm shari,krn trkadang jdwl yg ditentukn mlebihi wktu yg qt buat..ex:nyetrika hrsny 2jam,krn ada iklannny jd molor smpe 3jam.. (sec smua msh mndiri blm ada art)

jawab
saya tidur sesuai kebutuhan mbak,,,
dan biasanya sihkurang dari 8 jam,,,heheheeh,,,
tergantung dari apa yang akan saya kerjakan besok misalnya besok harus ke jakarta pagi2 habis subuh,,,maka setelah anak2 tidur (saya membiasakan anak2 tidur maksimal jam 19.30-20.00 dan mereka akan bangun sendiri antara jam set.5-jam 5)
biasanya sih tidur jam 22.00-24.00..tergantung suami ngajakin nonton film apa nggak (Q-time saya dan suami adalah dengan menonton film di malam hari)
Dan otomatis akan membuka mata jam 03.00-03.30
Jadi kira2 saya tidur rata2 perhari 5-7 jam perhari

kalau menyelesaikan tugas melebihi waktu yang ditentukan?
itu bermula dari kebiasaan mbak, jadi misalnya sehari kita alokasikan waktu 4 jam utk nyuci,nyetrika dll..
waktu 4 jam pasti qta ambil bukan asal comot kira2 segini,,,harus selalu lakukan evaluasi,,
hari ini beres2 rumah, nyuci dll dari jam 05.00-09.00 sudah dengan porsi "diganggu" anak/suami (spt memandikan anak, menyiapkan sarapan dll) jadi sebenarnya wkatu efektif itu berapa lama..
kalau hari Ahad & si bibi libur saya akan menyelesaikan urusan domestik sebelum anak2 bangun,,,kadang mencuci dkk saya lakukan sabtu malam,,,
kalau ada banyak hal yang selesai diluar target, brarti itu tandanya kita butuh bantuan selalu diskusikan dengan suami..
misalnya ketika Q-time dgn suami saya bicarakan,,, "bsok Ahad si bibi nggak masuk,,, jadi hari sabtu malam aq mau bgini2,,, nanti mas tugasnya ini2 ya,,,"

Pertanyaan 2
Nama : saya 


Pertanyaan : biasanya apa yg mb lakukan bila ada hal yg terjadi di luar planing misal tiba2 ada tamu sodara jauh padahal jadwal kita hari ini adalah ngajarin anak tentang x

jawab
saya akan lihat, apakah agenda kita masih bisa dimasukkan?
misalnya...
ada ibu mertua datang, padahal qta ada agenda mengajak anak bermai ke rumah teman..
nah saya akan melihat hari apa dimana kegiatannya bisa dilakukan di rumah,, nah lasg lakukan TUKAR HARI
tapi kalau planningnya bisa dilakukan di dalam rumah, saya akan infokan ke saudara yang bertamu..
"ibu hari ini saya mau kasih tugas Najma menggambar, nanti ibu yang jadi penilainya ya"
atau jika yang datang bawa anak ya,,diajak sekalian

sebisa mungkin saya akan menginformasikan secara tidak langsung ke sodara yang datang tentang apa kegiatan yang akan saya lakukan hari ini secara tdk langsung..
jadi mereka secara tidak langsung akan mengikuti ritme yang kita buat dirumah..

sama halnya tentang makanan penjamu tamu yang ternyata tidak kita siapkan..
saya akan menginformasikan jika tamu datang hari itu juga "ih,,maaf ya,,,nggak siapin apa2..mau dipesenin apa?" 
atau kadang saya buka kulkas kira2 masakan yang bisa diolah dalam waktu bersamaan,, (misalnya menu hari rabu, cocok digabung dengan hari kamis)

Pertanyaan 3 
Nama : Bunda Khansa.

Pertanyaan : Bagaimana memaksa diri yang kadang rajinnya itu suka ilang timbul. Bagaimana menjaga konsistensi supaya ttp semangat mengikuti jadwal? Karena seringnya suka ada iklan, jadi lupa kebablasan waktu nya smpe motong jadwal lainnya.

Jawab
Kuncinya hanya satu Konsisten
Jika kita tdk bisa memaksa diri sendiri utk konsisten maka jadwal yang dibuat hanya akan jd jadwal tanpa pernah terealisasi...

Agar konsisten kita perlu berlatih&membuat penilaian diri sendiri
Misalnya hari ini brp byk hal yang qta langgar...
Dan setiap hari qta hrs punya target semakin mengurangi hal yang qta langgar..

Jadwal yang kita buat tidak akan saklek,tp flexible...
Goalnya adalah target harian tercapai..
Penentuan waktu hanya membantu qta membuat gambaran mencapai target yang sudah qta buat..

Pertanyaan 4 
Nama : Hani
Pertanyaan : saya seorang ibu rumah tangga merangkap karyawan swasta dan pedagang, saya sering kerepotan untuk membagi waktu dengan jualan dikarenakan saya kebanyakan jualan lewat online dan itu menggunakan hp sedangkan HP nya masih suka rebutan sama anak, bagaimana cara mengaturnya ya mba agar semuanya bisa berjalan dengan baik


Jawab
Saya pernah mengalami kegagalan ketika menjalani 3hal scr bersamaan...
IRT,pekerja,pedagang online..
1. Saya jd mengabaikan pekerjaan Krn sibuk membalas chat dari customer
2. Saya mengabaikan anak Krn membalas chat dari customer..

Dan saya sudah menyerah,,hehehehe...
Krn sudah diultimatum suami "jika tidak bisa mendisiplinkan diri,jgn pernah mimpi jadi pengusaha"
Dengan kemajuan teknologi saat ini...Permasalahan berjualan online sepertinya bs diselesaikan misalnya dgn memakai byk aplikasi spt penjawab otomatis atau qta buat jam OL dan diinformasikan ke customer 


Pilih yang penting
Jika yg kita anggap penting adalah anak,maka qta perlu memikirkan karakter anak yg akan qta bentuk
Jika anak sering merebut HP,brarti jgn OL didekat anak..Atau buat kesepakatan dengan anak ,,saya mengijinkan Najma&Jia memegang HP saat selama 15 menit,utk mengurangi rasa penasaran mereka..Dan hasilnya ketika saya memegang HP mereka tdk akan merebut..
Dan bahkan setiap menemani mereka tidur,,anak akan berkata "ibu tapi sambil pegang HP ya.."

Pertanyaan 5 
Nama : Tri Novia Malita
Pertanyaan :  Adakah tips dalam menjaga kondisi tubuh bagi ibu yg bekerja di ranah public agar urusan domesticnya tidak terbengkalai. Karena saat pulang kerja saya selalu merasa lelah dan akhirnya rumah jd kurang terurus,, terima kasih

Jawab
Hehehehe....
Tips menjaga kebugaran nggak ada mbak...
Yg penting hati gembira...
Cukup makan&istirahat...

Karena mungkin saya sudah mendelegasikan masalah perumahan tanggapan ke ART jd ketika saya pulang,,,tugas saya cuma :
1. Mengecek mana yg belum bersih (dan membersihkan nya)
2. Mengecek pekerjaan anak yg sudah saya set sudah sesuai atau belum...Jika belum biasanya saya diskusi sama anak

Jadi sbg IRT yg bekerja di ranah publik,,,saya sadar tdk semua saya bisa kerjakan sendiri...
Kita tidak bisa menyelesaikan semuanya sendiri 
Kita bisa pilih mana yg didelegasikan,mana yang kita kerjakan sendiri..
Kalau saya memilih memasak yg saya kerjakan sendiri...
Jd urusan domestik lain saya serahkan ke ART
Jd pulang kerja tinggal masak,makan sama anak2...
Main2 dengan mereka,follow up tugas anak2 dan bercerita dgn mereka


Pertanyaan 6
Nama : DeKa

Pertanyaan:
Hai mbak ninis, ikut tanya yaaa..
untuk poin membuat jadwal kegiatan, sering nya aku tuh buat jadwal untuk jalan2 aja hehehehe, gak se detail yang mbak ninis contohkan. dan kadang itupun semua ide acara dan segala macam nya hanya aku yang atur kakang mas hanya acc aja. 

karena untuk masak dan beres2 rumah aku kerjakan hanya 1 minggu 2 kali. dan itu gak pake list dll. 
nah udah benar belum ya  
makasih mbak ninis..

Jawab
Mbak,benar atau tidaknya yg kita setting itu beda2 setiap orang...
Yang cocok utk rumah tangga saya belum tentu cocok utk rumah tangga yang lain..
Utk masalah "semua ide acara dan segala macamnya aku atur sendiri mas hanya ACC aja"
Selama di Mas-nya g komplain ya gpp...

Pertanyaan 7 
Nama : Aisha Kania

Pertanyaan: Kegiatan apa saja yang dapat dilakukan oleh saya&suami beserta anak, dengan kondisi saya&suami bekerja dari pagi jam 6 hinggal malam jam 18.30. Terkadang saya&suami terlalu capek duluan sehingga kita hanya main di kamar saja.
Kemudian, bagaimana caranya agar bisa melakukan kegiatan produktif&membagi waktu dengan keluarga di hari libur jika kondisinya kami masih tinggal di rumah orang tua. Karena suami sepertinya tidak bebas melalukan pekerjaan apapun, seperti memasak bersama bahkan bermain dengan anak ditengah rumah. Niat sudah ada untuk pindah rumah, tapi ibu tidak mengizinkan karena tidak ada teman dirumah.


Jawab
Hai mbak...
Itulah pentingnya qta membuat jadwal kegiatan & membuat skala prioritas...

Jadi waktu qta tidak habis hanya utk dikamar...
Nah masalah suami yg dirasa "agak" canggung bisa didiskusikan dengan lebih baik...
Misalnya tujuan mengapa tinggal dirumah ortu,,,
Dan ajak suami&ortu melakukan kegiatan yg sama..

Di awal,suami saya jg agak canggung Krn ada Simbah yang ikut dengan saya..
Tp akhirnya saya sering meminta suami utk mengajak jalan2 pagi Simbah,atau suami saya beri tanggungjawab memenuhi kebutuhan Simbah seperti mengantar kontrol ke dokter,membelikan obat atau saya yg akan meminta suami menanyakan "Simbah mau dibeliin apa" ketika kami ingin merencanakan beli makan diluar utk dimakan dirumah..
Seharusnya pria sih lebih mudah lumer dgn keluarga wanita dibanding kebalikannya…


Pertanyaan ke 8

Mba fen Sy mau nanya, kalo planning2 untuk 1 minggu,atau sehari sebelumnya,insha alloh sudah berjalan. Cuma saya kurang variasi menu nya,krn anak2 ga suka ikan,sayuran jg syr2 tertentu. 
2. Setiap pagi,,sy itu selalu merasa jd "monster" buat anak2, krn suami,jrg bgt mau bantuin.dari mulai masak,bangunin anak2,mandiin sampe pakein baju.anak2 walaupun tdr lbh awal,pasti jam 6 baru bisa pd bangun.sy cm pnya wkt 15mnit buat mandi,berpakaian,dll kebayang kan bun,mandi bercampur keringat .  Klo ky gni gmn ya bun?

Jawab
Hai mbak...
Untuk menyelesaikan permasalahan ini...
Yg pertama harus dilakukan adalah segera bicarakan berdua dgn suami...
Informasikan jadwal yg sudah qta susun

Minta dukungan&bantuan suami utk mensukseskan jadwal yg sudah qta buat..

Terbuka tentang kesulitan yg dihadapi dan tawarkan ke suami job mana yg akan mjd bagiannya...
Jika suami masih bingung,,maka kewajiban qta utk memilihkan yg kira2 bisa dikerjakan suami.

Misalkan..
Bagian membangunkan&memandikan anak...
Utk anak2 ijinkan mereka menyelesaikan kewajiban sendiri...
Misal utk anak usia 4th keatas,ajarkan mreka memakai baju&makan sendiri...
Tentu semua tdk lsg instan selesai..
Selalu lakukan follow up ttg kejadian pagi ini lsg pada malam harinya...
Kalau saya...
Saya sering blg ke suami..
"Mas,bsok kalau bangunin Najma itu begini begini..Jangan begini begini... Takutnya nanti Najma ngambek"


PENUTUP

Rencanakan sesuatu dengan baik dan berusaha agar tidak gagal
Karena tanpa rencana yang baik,sama saja dengan qta merencanakan kegagalan

You May Also Like

0 komentar