DISWHAPP MENJADI PRIBADI YANG SEHAT MENTAL

by - 12:29:00 AM




Diswhapp Jumat,  27 Oktober 2017
Tema : All about  woman
Narsum : Mbak Ummi Haajiroh
MD : Dede Karyati

 Menjadi Pribadi yang Sehat Mental 


Tahukah Bunda, selain menjaga kesehatan fisik, penting bagi kita menjaga kesehatan mental. Kesehatan fisik dan mental, akan membantu kita untuk bisa beraktivitas dengan baik dan sejahtera


Kesehatan fisik lebih mudah dikenali, karena biasanya ditandai dengan ciri-ciri fisik yang jelas, tidak demikian dengan kesehatan mental. Seseorang bisa saja terlihat sehat, padahal dalam hati nya ada hal-hal yang diam-diam menggerogoti kesehatan mentalnya. 


Data dari Depkes (2013) menunjukan bahwa 6% dari penduduk Indonesia, usia 15 tahun ke atas mengalami kecemasan dan gejala2 depresi. waaaah sediih yaa 


 Menurut WHO, seseorang dikatakan sehat mental, jika individu tersebut merasa dirinya sejahtera 


Hal ini ditandai dengan : 

1. Kemampuan individu mengenali potensi dirinya 
2. Kemampuan individu mengatasi situasi yang menekan 
3. Kemampuan individu dalam bekerja secara positif baik di lingkungan kerja, komunitas, keluarga, dan pertemanan. 

Menurut Allport seseorang dikatakan sehat apabila : 

1. Mampu menerima dirinya 
2. Menjadi pribadi yang terbuka ( ide, kritik, humorist,dll)
3. Terus menjadi pribadi yang berkembang
4. Hubungan yang hangat dengan orang lain
5. Realistis
6. Memiliki pandangan yang jelas tentang masa depannya. 

 Yuk, jaga kesehatan kita 

Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah : 
1. Menerima dan menghargai diri. 
sempatkan diri untuk mendengar apa yang tubuh kita inginkan, bersihkan sampah hati kita secara berkala, apresiasi apa yang sudah berhasil kita lakukan 

2. Aktif berkegiatan 

mengisi jiwa dengan kegiatan yang positif akan membantu jiwa mendapatkan asupan energi positif yang banyak, dengan demikian jiwa kita akan lebih terjaga 

3. Menjaga hubungan baik 

wajar jika setiap individu memiliki masalah dengan orang lain, tugas kita adalah fokus pada masalah dan menyelesaikannya, berikan hadiah sebagai salah satu cara menjalin hubungan dengan baik 

4. Bercerita 

bercerita adalah salah satu cara untuk mengalirkan kecemasan kita, baik verbal atau pun tulisan

5. Aktif bergerak 

olahraga atau aktivitas fisik rutin, akan membantu menjaga kesehatan fisik dan juga mental 

6. Lakukan kegiatan yang disukai 

gali passionnya, lakukan hobby, sebagai salah satu me time 

7. Istirahat

lelah? Istirahat lah sejenak, luangkan waktu untuk beristirahat agar tak hanya sehat fisik tapi juga jiwa 

8. Meminta pertolongan 

jangan pernah sungkan meminta pertolongan orang lain, jika memang dirasa perlu. Dengan membentuk support system, akan mempercepat proses pemulihan bagi diri yang sedang terluka 

---------- 

Bahan bacaan : 
_http://www.depkes.go.id/article/print/16100700005/peran-keluarga-dukung-kesehatan-jiwa-masyarakat.html_

Winarni Euis,2012, Pengembangan Kepribadian : Lentera Ilmu

_
http://psikologikita.com/?q=psikologi/menjaga-kesehatan-mental_

Wismani Putri,dkk : Jurnal Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia (Pengetahuan dan Keterbukaan Masyarakat terhadap Gangguan Kesehatan Mental


Mengapa memilih tema ini,  
jadi, beberapa waktu yang lalu, ada kasus menarik yang terjadi di sekitar Saya. ada salah satu kakak kelas saya yang terkenal sangat ceriaaa, tiba-tiba dikabarkan bunuh diri. waaaah ini bikin saya merenung, bahwa ternyata kesehatan mental ini penting sekali untuk disampaikan.


Sesi tanya jawab:

Pertanyaan 1

Nama :suryani 
Pertanyaan :bagaimana ya cara yg efektif membersihkan sampah hati? 
dan apabila kita merasa depresi bagaimana cara mengatasinya?

jawab :
Haiii mbak Suryani, 
Kalau tubuh ada detoks, pun sama ya dengan mental kita. 
Beberapa cara yang biasa saya lakukan adalah : 
1. Mengenali dulu 'sampah' nya, misal rasa kecewa kah, sedih, lelah, atau yang lainnya 
2. Menerima . Terima segala kondisi yang sedang kita alami
3. Pilih cara yang sesuai untuk membuangnya, bisa dengan bercerita (verbal), menulis, atau self talk (bicara sendiri, seperti berdoa). Apapun pilihannya awali dengan niat, istigfar, mohon ampun, dan akhiri dengan doa. 

*untuk depresi, bisa juga dilakukan hal yang sama seperti di atas. 

Nah untuk depresi, jika kita merasa tidak sanggup menangani, maka carilah support system yang mampu mengingatkan kita. jangan malu untuk meminta bantuan. banyak kasus depresi menjadi lebih depresi karena ybs malu meminta bantuan.

Detail tentang depresi menurut diagnosis, bisa dibaca disini mbak : 
https://suliszt.wordpress.com/2011/07/24/depresi/ . silakan dicermati dan gak usah buru buru bilang depresi, mungkin hanya stress ringan. :)

Semoga sehat selalu

Pertanyaan 2

Nama : Eti setiawanti
Pertanyaan : adakah kiat2 yg bisa kita lakukan ketika hati, jiwa kita terasa sangaat lelah namun kondisi yg kita hadapi tidak memungkinkan untuk berhenti / harus terus berjalan... terima kasih... 

Jawab:
Hai mbak Eti yang pantang menyerah, 
Beri jeda sebentar, istirahatkan pikiran sejenak, meski badan tetap bergerak. Bisa dengan tarik nafas perlahan, sambil berdzikir, tujuannya agar nafas kembali stabil, aliran darah lancar, dan hati menjadi tenang. Kalau sudah begitu silakan gaspol :)


Pertanyaan 3

Nama : Mba mawar

Pertanyaan : Terkadang saya terlalu cepat mengambil alihan rasa negativ dr teman yang sedang dalam keadaan lost control, Jikalau hal itu sangat menyinggung, sulit sekali untuk hilang. Nah, bagaimana solusi terbaik utk menyampaikan nasihat kepada beliau? Serta membentengi diri supaya tidak terburu2 memperdulikan rasa.  Syukron🏻

Jawab:

Apakah yang dimaksud adalah baper saat dicurhatin  
Jika iya, maka ketika ada seseorang yang curhat pada kita, ini beberapa hal yang biasa saya lakukan 

1. Jadilah pendengar yang baik.
2. Jangan buru buru potong pembicaraan, biarkan ia tuntas bercerita walaupun kita gemees ingin menanggapi.
3. Minim kan kontak fisik, kontak fisik (bersentuhan, berpelukan) akan menularkan emosi. Jika teman menangis, sodorkan tisue, elus sebentar lalu sudah, jika ada teman lain, biarkan dia yang memeluk. 
4. Setelah selesai, sampaikan perasaan kita, tanpa judgement , ulang kembali apa yang disampaikan. Jika ingin memeluk, silakan. 
*mengulang kembali memberikan kesempatan kita dan teman untuk mengolah data, dan memberikan kesempatan untuk otak kita berfikir logis. Kalau sudah demikian, In Syaa Allah menjadi lebih objektif
5. Pilih juga suasana yang nyaman ya, jangan rame seperti di pasar/ mall.

kalau untuk posisinya antara ibu dan anak, beda ya, nanti bisa sambil memeluk atau elus2, karena sebagai bentuk "percaya" .

Pertanyaan 4


nama : hamba allah

pertanyaan : gimana solusinya supaya jiwa dan mental kita sehat krn yg jd masalah memiliki suami yg byk tuntutan dan males utk tolong-menolong dgn istri . dan saya sulit utk bisa memiliki hati yg tenang . selalu ad tekanan (STRESS) dlm hati .

Jawab:
Hai mbak HA, 
Apakah sudah pernah membicarakan ini sebelumnya dgn pasangan? Jika belum silakan bicarakan. 

Bisa jadi suami tak bermaksud menuntut, tapi beliau melihat istrinya sebagai wanita kuat yang tak pernah mengeluh. Akhirnya, saking percayanya jadi terkesan menuntut. 
Libatkan pelan2 suami dalam aktivitas kita, jangan menuntut ya, berbagi kebahagiaan lebih enak. 
Misal sedang mencuci piring, kita bisa minta tolong hal sederhana, "tolong garukin punggung dong." Iya sih gak berhubungan, tapi dengan melibatkan hal sederhana bisa jadi suami lebih paham. 

Yang paling utama, jangan putus doa nya. Jika kita sudah tak sanggup berbicara menyentuh hati nya, sampaikan saja pada Pemilik Hati.

Pertanyaan 5

Nama : feni

Pertanyaan : Jika lelah istirahatlah sejenak atau delegasikan 

Tetapi kadang ada situasi yg membuat kita tidak bisa beristirahat ada mendelegasikan hal itu. Kira2 apa yang harus kita lakukan unk release stress kita ya mba ? 
Terimakasih mba ummi

Jawab:

Hi Mbak Feni, 
Sama dengan jawaban sebelumnya, istirahatkan pikiran sejenak walau raga tetap bergerak, mulai atur nafas, dan tetap berdzikir, supaya tenang dan aliran darah lancar. 
Jika perlu, sekali waktu petakan pemicu stress nya apa, lalu buat berbagai rencana untuk menanggulanginya. jika perlu sampaikan pada support system kita, mereka akan membantu kita mengontrol emosi kita supaya tetap on track. 

Misal, salah satu pemicu stress saya adalah akhir semester dimana koreksian menumpuk, rekap nilai belum masuk. Nah, biasanya saya sampaikan ke suami bahwa 2 minggu lagi akan memasuki masa kritis tolong dibantu ya. Maka saat masuk masa kritis, suami melakukan berbagai cara untuk bikin hepi dan cepat beres.


Pertanyaan 6

Nama: Gina
Pertanyaan: apa aja tanda tandanya kalau kita tidak sehat mental?
Sebagian Perempuan itu kan sering baper, apa mentalnya bermasalah??
Terima kasih ya teh.. 

Jawab:

Hai mbak Gina, 
Sama seperti sakit fisik, yang biasanya ditandai demam. Ketika mental kita bermasalah, biasanya muncul juga di ciri fisik yang tidak biasa, sesak nafas, maag, gatal2, pusing, lelah, dll. Nah hal tersebut mengakibatkan kita tidak bersemangat, enggan, marah2 mungkin, yang intinya adalah rasa tidak nyaman. Setiap orang punya ciri berbeda, silakan kenali tubuhnya, dan temukan cirinya. :) 

Baper : bawa perasaan. 


Ketika kita memahami perasaan orang lain, atau empati, itu hal yang wajar. Manusiawi 

Ketika perasaan tersebut terbawa yang akhirnya mampu merubah cara pandang, perilaku, bahkan dalam waktu yang lama, mulai lah bebenah :).

naah poin 6 ini, silakan dicermati, jika teman-teman merasakan pegal tak berkesudahan, tiba-tiba alergi, asam lambung naik, wah bisa jadi penyebabnya adalah stress

Betul ya.. 
Klo hati kita sehat,sehat pula jasad kita... Sprt hadits nya Nabi 

Pertanyaan 7

Nama : Melati 

Pertanyaan : saya tinggal dengan adik ipar saya, awal hubungan saya dengannya begitu baik tetapi setelah saya mempunyai anak semuanya berbeda. Sikap kita menjauh satu sama lain, bahkan dia menjelekan saya di media sosialnya, hal itu terkadang membuat saya jd benci sm ipar sy, terlebih pekerjaan rmh tangga yg gak berujung sementara dia hanya tidur dan tinggal enaknya. 
Bagaimana sy hrs bersikap? Terkadang ini yg bkin saya tdk sehat mental

Jawab:
Hai mbak Melati, 

Coba diingat kembali, apakah ada yang kurang berkenan saat mbak Melati memiliki anak? Karena dulu baik-baik saja. 
Tidak ada salahnya untuk menegur atau menyampaikan apa yang mbak Melati rasakan padanya, jika ternyata si Adik belum berubah, bisa libatkan suami sebagai kakaknya. Sampaikan dalam forum terbuka apa yang mbak Melati rasakan. Pelan2 bisa libatkan adik dalam urusan rumah tangga, buat aturan bersama yang harus disepakati bersama dengan konsekuensinya (jika ada). 
Jika lelah, ambillah me time sejenak. 

Semoga ini menjadi ladang dakwah bagi mbak Melati. per iparan memang sensitif. Semoga Allah jadikan kita hamba yang selalu akur dengan ipar, mertua, keluarga, karena indah sekali jika kita bisa bersama-sama ke Syurga satu keluarga.



Pertanyaan 8

Nama : Ai
Pertanyaan : untuk point bercerita agar tetap waras mb um,apakah trmasuk di dalamnya curhat panjang kali lebar via wa?sedangkn kdg dalam hati ingin ngomong langsung / tidak tertulis,dan beda rasanya kalau cerita antara menulis dengan bertemu atau berbicara langsung,semntara saya dan pasangan khususnya tidak mmiliki banyak waktu untuk bercerita langsung jauh lbh byk,apakah ini msh bs dikategorikan dalam hidup sehat?atau ada yang harus dibenahi,karena serem juga ya lihat data-data sebelumnya kalau usia 15th ke atas banyak yg stres

Jawab:
Hai mbak Ai, 
Bisa, kalau dulu curhat pakai diary sekarang pake wa tidak masalah mbak. Sehat kok :), pake skype, line, juga sehat. Ndak masalah. 
Tapi saya tidak sarankan di social media yaa, karena rawan memicu aib, atau bagi remaja yang suka curhat di socmed, bisa jadi sasaran empuk bagi orang2 yang jahat.

nah, poin 8 ini saya tekankan ke ibu-ibu yang punya anak remaja, pehleeees, pleease jangan biarkan mereka curhat di socmed ya, bahaya.

Pertanyaan 9

Nama : Desi Nurhayati

pertanyaan: 
Saya punya pertanyaan nih, bagaimana caranya agar mental atau sikap kita selalu optimis. Pernah dpt kekecewaan yg akhirnya bikin kita ngga pedean, merasa rendah diri, dan akhirnya banyak ngeluh. Terimakasih...

Jawab:
Hai mbak Desi,
Yuk kita buang dulu kecewanya. terima dulu kecewanya 
"Iya saya pernah kecewa, saya ingin berubah" bisa ucapkan kalimat tsb sebagai bentuk afirmasi, semakin sering semakin baik, karena nanti akan masuk ke alam bawah sadar kita. 

Mulai kenali lagi potensi diri kita, setiap individu itu istimewa, punya peran masing2. 
Mulai lakukan hal sederhana yang membuat kita nyaman dan gembira. Misal, tersenyum di pagi hari, menyapa orang terlebih dahulu. Dsb


Pertanyaan 10

Nama : Aas

pertanyaan : saya punya pertanyaan, saya dapet tugas sebagai bimrohis di rumah sakit, kadang saya temui pasien yg mau meninggal cepet bahkan percobaan bunuh diri, bagaimana cara kita meyakinkan bahwa hidup itu indah dan berharga terimakasih
satu lagi, bagaimana cara menghilangkan rasa was was terhadap diri seseorg sehingga dia merasa aman dan tidak memikirkan apa yg ada di luar kendalinya...

Jawab:
Hai mbak Aa, 

Wah mulia sekali perannya . Ajak pasien mensyukuri hal hal sederhana setiap hari, mulai dari udara, panca indera, keluarga, dll. Minta mereka menuliskan atau mengucapkannya, bukan hanya sekedar dibayangkan. 
Syukur adalah salah satu cara kita untuk mengenal diri kita dan bangkit dari kegagalan.

Pertanyaan 11


Nama : ekta

Pertanyaan :
Assalamualaikum. Mba Ummi mau nanya..td kan dikatakan kita harus mengenal potensi diri, kalo terlalu berlebihan mengenal diri sendiri sampai tdk bisa menerima masukan dr orang lain itu bagaimana ya?
Dan jika menghadapi org yg seperti ini bagaimana sikap kita?khususny jika itu terjadi pada org terdekat kita/keluarga?
Terima kasih


Jawab:

Hai mbak Ekta, 
Sekali waktu izinkan ybs merasakan konsekuensi atas keputusan yang diambil. Itu salah satu yang bisa merubah perilaku. 
Cara lain adalah, ubah gaya komunikasi kita, bisa jadi ybs tidak suka dinasehati, maka bisa kita pakai teknik diskusi ringan, mengeluarkan pendapat tanpa memaksakan pendapat.

Pertanyaan 12


Nama : Erni
Pertanyaan : 
Jika kita mempunyai teman yang selalu menggunjing, selalu melihat sisi negative org lain drpda sisi positivenya, dan banyak hal yg membuat aura menjadi negative, apakah yang harus kita perbuat agar bisa membuatnya berubah mjd pribadi yg baik? Sungguh kita sayang dan peduli dengannya. 

Bagaimana cara menegur yg baik terhadapnya agar tidak tersinggung? 
Apakah salah jika setelah kita tetap stay bersamanya dan berusaha menggiringnya mjd lbh baik tetapi yg ada justru byk orang yg menilai kita juga sama aja 11-12 dengannya dan akhirnya kita menyerah untuk mengundurkan diri atau melepaskannya untuk tdk bersama2 lagi? Agar sama-sama berfikir dan menjadi dewasa dgn cara masing2.

Terimakasih byk Mb Deka atas kesempatan untuk bertanya dan terimakasih bayak telah dijawab ma Mb Ummi

Jawab:

Hi mbak Erni, 
Sahabat yang baik adalah yang selalu mengingatkan kearah kebaikan. Jadi tegurlah dengan cara yang santun, cari waktu yang tepat, bahasa yang tepat, suasana yang tepat. 

Kalau tidak mau berubah, ya sudah! Gak papa, hidayah itu mutlak dari Allah. Jadi, kalaupun akhirnya memilih untuk menjauh sejenak tidak masalah. Tetap jaga komunikasi walaupun tidak sering



Pertanyaan 13

Nama : Lutfiana

Pertanyaan :
1. Adakalanya ada ingatan di masa kecil tiba2 muncul setelah kita punya anak,  akibatnya anak menjadi pelampiasan kemarahan kita.
2. Seringkali muncul perasaan insecure ketika sedang drop, merasa orang lain selalu benci dg kita. 
adakah Home Therapy untuk kedua kasus ini? Terima kasih 


Jawab:
Hai mbak Lutfiana, 
Kita bisa terapi diri sendiri dulu, dengan cara : 
1. Menerima apa yang kita rasakan 
2. Kemudian mulai bersihkan 'sampah' tsb pelan2

Pertanyaan 14 

Nama ; damai

Pertanyaan
Saya orang nya mudah melupakan dgn kejadian2 yg tdk menyenangkan.
Bahkan kejadian yg luar biasa sedihnya dlm hidup saya pun suka cuek dan suka terlupakan begitu saja.
Apakah sehat secara mental saya ini???


Jawab:
Hai mbak Damai, 

Semoga hatimu selalu damai. Hati hati dengan melupakan, ketika masih ada yang tersisa, tidak tuntas, maka jika suatu saat ada stimulus pemicu, bisa meledak. 
Ketika melupakan pastikan sudah tidak ada yang tersisa, seperti rasa 'kecewa' yang 'ya sudahlah!' 
Lupakan dengan hati yang siap.


pertanyaan 15


Nama :  Matahari 


Pertanyaan: Bagaimana ya cara menata hati ketika kita merasa bahwa orang tersebut ko sinis/jutek sm kita .. Ironisnya orang tersebut pengajar/dosen kita.. Saya ko jd baper dan malas masuk mata kuliah beliau.. Tp d sisi lain ingin membuktikan bahwa sikapnya seperti itu ga ngaruh untuk saya biar tetap smngt menuntut ilmu.. Tp ko ya prakteknya susah.. Malah kepikiran mengundurkn dr univ trsbt krn males ketemu dosen kaya gitu.. Apa saya juga sedang sakit mental??
Bagaimana ya cara mengatasi nya.. Biar bisa cuek menghadapi orang kaya gitu.. Terima kasih..

Jawab:
Hai Matahariku 

Fokuslah pada masalah, bukan pada orangnya. Luruskan tujuan, ingat kembali alasan kita masuk jurusan tsb. Setiap dosen punya gaya masing2. Jangan salahkan lingkungan, kita yang harus berubah. Pelan dan bersabar, nikmati prosesnya.


Closing


Teman-teman tersayang, selain kesehatan fisik, pastikan juga kita check up rutin kesehatan mental kita. jangan sungkan meminta bantuan jika memang dibutuhkan. Di dalam tubuh yang sehat, jiwa yang sehat, ada individu yang bahagia.

Ibu yang bahagia, akan melahirkan keluarga yang bahagia

Terima kasih banyaak atas perhatian teman-teman, semoga obrolan seru siang ini bisa bermanfaat, menjadi pengingat bagi diri saya juga. Elefyu :)

Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.

You May Also Like

0 komentar