Ibu Bahagia Tanpa Trauma

by - 7:40:00 PM




Kamis, 29 Maret 2018
Jam 10-12 WIB
Narsum : Diana Amalia Zein
Moderator : Ai Qurotul A
Notulis : Ai Qurotul Ai


--------------------------
• CV Narsum •
--------------------------

Name: Diana Amalia Zein
Husband: Fajar Elektro
Daughter: Alika Fadira F.(9yo)
*Son": M.Arsyad F. (6yo)

Place,date of birth : Bogor, 23 Mar 1982



Education (formal) : 
SMUN 3 Bogor'97
D3 Komunikasi FISIP UI,Depok'99
S1 Psikologi UI,Depok'00

Education (NonFormal):
MC,Presenter & Broadcaster by KISI FM Bogor'00
Journalism & TV broadcaster by RCTI'05

Jobs & Companies:
Broadcaster - KISI FM Bogor '00-'03
Training consultant - CIMB Niaga '04-'05
TV anchor (Sekilas Info Program) & Reporter - RCTI '05-'06
HR Assessor - Yamaha Motor Indonesia '06-'07
HR Organizational Development & Assessment - LG Electronics indonesia '07-08
HR payroll & industrial - Ferron Pharmacy affiliated to Dexa Medica'09-'11
HR Training & Development - EPSON Indonesia '12-'15
(Currently) Freelance consultant of HR & Education.

--------------------------
Materi : Terlampir (File PDF)
--------------------------


Tambahan Penjelasan Materi :

Kita awali dg bahasan psikoanalisa ya...kenapa pendekatan ini yg saya pilih..karena buat saya teori ini yg paling tepat menggambarkan proses terjadinya trauma.
Dalam konsep kesadaran Sigmund Freud,bapak pendiri psikoanalisa. area sadar itu seperti fenomena gunung es..yang nampak di permukaan sebetulnya adalah sebagian kecil saja..sebagian besar terbenam di bawah permukaan menjadi alam bawah sadar dan tidak sadar.
Selain itu, beliau juga memperkenalkan struktur kepribadian yang terbagi menjadi 3 yaitu ID, ego, superego,penjelasan simpelnya sbb:

ID adl dorongan naluriah, tidak mengenal nilai salah/benar dan sifatnya ingin segera dipenuhi..misal: lapar,haus, syahwat dll areanya ada pada alam bawah sadar, instingtif.

Ego: (seharusnya) menjadi komandan utk diri,krn dia yg berperan menyeleksi perwujudan ID dlm kenyataan, misal dorongan seksual..maka ego akan menjembatani apakah scr realita itu mungkin diwujudkan. maka hubungannya adlah sg aspek ketiga yaitu

Superego: berisi tatanan nilai dan norma: dorongan seksual itu bisa jadi diberi penundaan waktu, atau diwujudkan dlm lembaga pernikahan.

yang terjadi pada orang yg mengidap trauma adalah saat seseorang memendam peristiwa negatif tersebut jauh ke dalam alam bawah sadar, sehingga EGO gagal berperan sbg komandan yg mengatur diri utk tidak bersikap atau berperilaku negatif, krn ID yg mendominasi membawa segala peristiwa buruk ke dalam perilaku.
contoh penanaman trauma dlm eksperimen kontroversial Watson di VN ya..

"tanda dan gejala trauma apa aja dilihat dari 5aspek : perasaan,kemampuan membina hubungan,tubuh,perilaku
Orang yang traumatis akan menyimpan amarah 

Atau dalam sepanjang hidupnya ada perasaan tidak disayang,sangat tidak perasa,tidak peka,dingin. Mekanisme tubuh kita dalam mempertahankan diri,itulah gejala timbulnya trauma.
Dalam aspek membina hubungan : biasanya akan sulit membangun hubungan dengan orang lain,maunya take melulu,menuntur melulu atau bahkan give melulu,dia merasa tidak berharga,tidak pantas diberi,tidak layak,pengennya mengenangkan dirinya sendiri,kebanyakan pada wanita ya menafikan, aku gpp kok jadi istri kedua,aku ikhlas kok,tapi badannya kurus kering,atau insomnia,mimpi buruk,fikirannya berusaha mengingkari,tapi tubuhnya ga bisa bohong.
Aspek fikiran : jadi pelupa,atau ada fase dalam hidupnya yang saking ingin dilupakan maka kehilangab memory di range usia. Seperti ibu saya sendiri, waktu kecil dibuabg di hutan selama 4-5th dengan tentara indonesia,menyakitkan dalam keadaan perang,sekali saja ada kejadian yang mentrigger kesitu,amarahnya luar biasa keluar,sampai saya tidak mengenali itu ibu saya,itu aspek fikiran,saking ia ingin bertahan...
Aspek perilaku : menyakiti diri sendiri,bunuh diri
Agresif : ngomongnya kaya silet baik secara verbal dan tindakan,dikit-dikit nyinyirin orang lain.
Perilaku adiksi - mencandu
Itu adalah salahsatu gejala munculnya trauma"

maka tugas kita adalah mengangkat memori negatif tsb ke alam kesadaran. Coba lakukan langkah2 ini:
1. Tulis apa peristiwa traumatik pada selembar kertas 
2.Curahkan seluruh perasaan kita juga terkait dg orang2 di dalamnya (jangan ragu utk jujur, krn pada akhir terapi semua berkas akan kita hancurkan)
3.Tulis apa sikap, pikiran dan perilaku negatif kita akibat peristiwa tsb.
utk kasus yang berat.bisa jadi ada pengingkaran diri atau sebaliknya, menjadi momen sangat emosional sehingga subyek tidak stabil, bilamana butuh pendampingan dlm hal ini, pilih teman yang amanah atau tenaga ahli.kalau sulit utk jujur atau sulit utk menggali..pendampingan menjadi perlu. peran psikolog/konselor atau simply..teman yang amanah di sini sangat besar.
Kita masuk ke part 2 ya.tentang logoterapi

Pencetusnya Viktor Frankl saat dia sedang ditawan di kamp konsentrasi NAZI saat PD II.
Dalam momen tergelap dlm hidupnya, justru ia mendapat pencerahan ttg memaknai hidup. Di sana ia melihat penderitaan luar biasa dr sesama tawanan dan bahkan kehilangan seluruh orang yang dia cintai.
Namun yg menarik dia perhatikan adalah, orang2 yang tetap fokus berperan dlm hidup, yakin suatu saat akan berkumpul kembali bersama keluarga dan memiliki tekad kuat menyelesaikan segala urusannya memiliki harapan hidup lebih besar.
Ternyata, saat paling buntu dalam hidup manusia, di mana kita seolah-olah sudah kehilangan sama sekali kendali atas hidup kita sendiri... ada satu kemerdekaan yang tidak pernah bisa dicabut dari kita...

 Yaitu kemerdekaan dalam menentukan cara bagaimana kita ingin menyikapi segala sesuatu.

Manusia adalah makhluk yang aktif dalam mencari makna. Dan itu bukan dgn didikte, tapi ditemukan sendiri
Beda halnya, dg prinsip hidup mencari kesenangan, bila kita anggap selama hidup kita hanya sibuk memenuhi dorongan ID tadi, maka manusia akan sulit sekali mencapai kebahagiaan hakiki.
Bisa dilihat siklusnya di materi ya, saat ada dorongan utk dipenuhi, maka kita berikhtiar utk memenuhi, merasa senang sesaat namun secara alamiah, kesenangan itu akan menurun sensasinya sehingga timbul dorongan pemenuhan lainnya dst. maka tepat seperti yang diriwayatkan dalam hadist:

Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْ أَنَّ لاِبْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ وَادِيَانِ ، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلاَّ التُّرَابُ ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ

“Seandainya seorang anak Adam memiliki satu lembah emas, tentu ia menginginkan dua lembah lainnya, dan sama sekai tidak akan memenuhi mulutnya (merasa puas) selain tanah (yaitu setelah mati) dan Allah menerima taubat orang-orang yang bertaubat.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 6439 dan Muslim no. 1048.
kita baru bisa merasa puas saat tanah memenuhi mulut 😔 jadi memang bukan kesenangan yang harus dikejar...bukan kenyamanan.
Maka...logoterapi menyodorkan teori lain dalam manusia mencapai kebahagiaan..yaitu:

1. Freedom of will
manusia punya kebebasan berkehendak
2. Yaitu Will to meaning kehendak utk memaknai
3. Memaknai apa? Meaning of Life memaknai hidup

highlight:
tidak ada penderitaan yg tidak bisa dirubah menjadi hal yg positif

teknik pertama dalam logoterapi ini adl:

intensi paradoksial
coba deh pake baling2 bambu terbang dulu ke atas melihat diri kita di bawah yang mengalami ini dan itu, berjarak dg diri itu membantu kita berpikir lebih rasional dan tdk terhanyut perasaan yg kontraproduktif
dalam step ketiga tugas di awal tadi kita sudah melakukan ini loh: menelaah diri sendiri sbg subyek penelitian😉

termasuk menertawakan kemalangan diri itu...misal "yoloh🙈 apes bgt tu yak si diana 😅 keciman..hehe untung bisa waras..cantikpun..gapapa deh! biar jadi wonder women💪🏼" itupun sudah bentuk memberi jarak pada diri sendiri loh..sehingga tdk hanyut pada perasan negatif.iya ..kalo bisa memunculkan humor ttg kemalangan diri sudah pertanda awal menuju pemulihan loh😉
krn ada jarak menjadikan diri obyek tertawaan..maka diharapkan rasionalitas dlm menelaah permasalahan pun menjadi lebih jalan.

back to logoterapi ya..
teknik kedua: dereflection
melakukan perenungan..bebaskan diri dr rekaman peristiwa negatif fokus pada hal2 positif dlm diri kita dan apa yang terjadi sepanjang hidup.

Azzamkan dalam hati bahwa aku ingin ke depan lebih baik, maka segala energi waktu perhatian perasaan harus lebih tercurah dan fokus pada hal2 yg menata ke arah lebih baik. 

Toh, gada manusia yg benar2 malaaang menderita seperti di sinetron kan? selalu ada sisi cerah dlm hidup setiap orang, tinggal bersihkan "kacamata" yg kita pakai tuk melihat🤓🌈 dan fokus dg itu💪🏼
Teknik ketiga : Bimbingan rohani
ketika segala perbaikan dlm diri dan hidup kita yg menjadi fokus perhatian kita sudah maksimal ditunaikan, namun tidak kunjung membawa perubahan dari kesulitan yg kita alami. maka yang dibangun terakhir adalah sikap positif terhadap peristiwa tsb. atau lazim kita kenal memetik hikmahnya. karena sesuai dg hadist yang berbunyi:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عَجَبًا ِلأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَلِكَ ِلأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2999 dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan radhiyallahu ‘anhu).
sabar karena tau semua yg Allah timpakan adalah ujian, yang mungkin menggugurkan dosa2 atau memberatkan timbangan amal kita kelak selama kita sabar menjalani

Syukur bahwa tanpa menunggu ganjaran di akherat, seluruh peristiwa terangkum dalam hidup sesungguhnya adl utk menjadikan kita hamba yg lebih baik, bisa mengambil pelajaran, menjadi lebih tangguh, memperbaiki sikap dan perilaku bilamana memang karena kekeliruan kita kemalangan itu terjadi.

Dan selain aktif mencari makna setiap episode hidup kita, juga menggenapkan keberkahan hidup kita dg fokus mencari makna hidup kita masing2..

yang menjadi ibu maksimalkan potensi seorang ibu..yang penuh kasih..mendidik dg baik..merawat keluarga sebaik2nya..

yang orangtuanya masih ada genapkan makna diri kita dg berbakti sungguh2 pada mereka

yang memiliki ilmu, tebar ilmu yg bermanfaat..kelak bisa jadi amal jariyah tak putus meski kita sudah tiada.
dst silahkan cari kebermaknaan diri kita sesuai dg potensi kita masing2.

--------------------------
Tanya jawab :
--------------------------

1.Nama : syakilla
Pertanyaan :
Bagaimana dg sikap dan prilaku suami yg sering ngambek dan diem bisa sampe berbulan2, karna faktor qta salah ucap sedikit suami udh tersinggung🙇🏽‍♀bahkan sampai ngediemin istri dan anak2 hingga berbulan2, apakah prilaku dan sikap ini tergolong normal atau ada something wrong??
Sya mohon penjelasannya pd mba diana

Jawaban : halo mb syakila yang baik,ngambek berbulan-bulan jelas tidak lazim,apalagi sebagai seorang muslim kan dianjurkan kita tidak boleh mendiamkan selama tiga hari, apalagi ini terhadap istri,yang seharusnya orang yang paling dekat, yang paling bahu - membahu dalam menyikapi dalam hidup, u n me vs the world gitu kan ya,nah memang kunci utama langgeng dan sehatnya dalam pernikahan itu selain rasa saling percaya satu sama lain juga yang kedua adalah komunikasi yang berjalan lancar, boleh jadi sifatnya tu selamanya akan berbeda dan bertolak belakang,ribut melulu kalau kata orang sunda mah awet rajet,tapi selama komunikasi yang yang dibangun itu terbuka, fair bagi satu sama lain maka setiap persoalan yang dihadapi sepanjang menikah itu InsyaAllah akan selalu bisa dicari jalan keluarnya,memang kita tau kemampuan verbal laki-laki itu beda,bisa jadi di keluarganya juga tidak dibiasakan untuk terbuka,terus menyelesaikan konflik dengan komunikasi yang baik,nah tapi kan ini keluarga yang kit baru bentuk nih,jadi kita bebas dong menanamkan kebiasaan yang baik, salah satunya komunikasi itu, nah mba kan udah pernah dapat ya kelas materi bunda sayang yang dulu banget kayanya yang pertama masih inget ngga? Misalnya nih untuk bicara sama suami itu cari waktu yang tepat, pilih kata-kata yang singkat,jelas padat,jangan bertele-tele yah, terus juga kurangi bahasa verbal yang negatif, misalnya emosi,terlihat marah dan lain-lain,ada eye contact juga, biar terbangun kedekatan, nah yang terakhir nih kita ini kan perempuan dianugerahi Allah dengan kelemahkembutan, justru itu menjadi senjata andalan kita, bisa jadi sebelum kita bicara sama suami kita bikinin kue kesukaan dia dulu dan dandan yang cakep yang wangi,pijitin dulu, nah sembari dipijitin dikeluarkanlah unek-unek itu tanpa emosi,hanya fokus pada solusi, jangan menuduh, yang sering fatal kesalahannya adalah terucap "kamu tuh yah selalu aja ga pernah .." kata selalu ini kan artinya tidak sama sekali pernah berbuat atau sebaliknya,padahal sering kali itu salah/keliru, nah itu merupakan suatu tuduhan, atau yang kedua gaya bahasa seperti ini "kamu tuh orangnya pelit bicara deh, atau kamu tuh orangnya itung-itungan banget deh ", nah itu suatu tuduhan pula,akan lebih baik kita ganti ya "saya merasa atau saya berfikir koko sepertinya ketika kamu menganggarkan keuangan itu.." nah jadi kita berfokus pada saya merasa saya berfikir, ya itu sih saya dia sendiri tidak merasa tertuduh walaupun sebetulnya demikian faktanya,nah disini ibu-ibu harus belajar bagaimana cara menyampaikan pendapat kita dengan efektif tapi juga tidak agresif karena bagaimanapun suami adalah imam yang harus kita hormati,selamat mencoba ya mba Syakila.

2.Nama : Juju
Pertanyaan : Gimana caranya ngilangin trauma?

Jawaban  : seluruh uraian saya sejak sejam lalu adalah utk menjawab pertanyaan ini..jadi silahkan disimak diulang lagi semoga ada pencerahan😊

3.Nama : Mawar
Pertanyaan :

Saya mempunyai pengalaman masa kecil yg sampai skrg masih teringat2 terus. Waktu kecil kaka2 saya sering bilang kl saya anak buangan, karena ga mirip bapa dan almh. ibu saya. Orangtua saya saat itu tidak membela atau memberi penjelasan apa2 atas kata2 kaka2 saya. Seolah dl semua itu benar. Mungkin kejadian itu masuk ke alam bawah sadar saya sehingga sampai skrg trs teringat2, bahkan dl saat sekolah SMP SMA pernah merasa bukan bagian dari keluarga ini. Kl ada yg bertanya apa kenangan yg berkesan bersama orangtua/keluarga, yg keingetan justru kejadian itu. Bagaimana cara mengatasinya mba sehingga saya menjadi pribadi tanpa trauma?

Jawaban :
Halo mb Mawar yang cantik bersemi,memang ya trauma yang disebabkan oleh keluarga inti itu rasanya lebig membekas,dan sepertu pepatah kemarau setahun habis oleh hujan sehari,manusia itu memang biasanya lebih mudah menyimpan memori tentang kejadian yang buruk dibandingkan dengan yang baik,makanya kan ada bilang "bad news is good news", manusia itu cenderung lebih tertarik loh dengan berita-berita yang buruk dan perilaku atau peristiwa negatif pun lebih mudah tertancap jadinya, sedangkan memori itu sifatnya dia mengecil mba, ibarat bola itu memori nah ada memori baru,bola lama itu mengecil,begitu seterusnya, itulah kenapa kita lebig mudah ingat peristiwa kemarin dibandingkan peristiwa dua tahun lalu,begitu kan, tapi kalau kita rajin merawat memupuknya gitu kan, maka memori kan akan susah terganti, nah sayangnya yang kita sayang yang kita siram itu memori-memori kita yang jelek, hal ini sama dengab kasusnya mba Mawar,jadi yang pertama harus dilakukan adalah satu kuncinya "MAAF", maaf..maafkanlah, semua orang itu tidak terlepas dari salah, begitupun kita, yang kedua coba perhatikan pengorbanan orang tua misalnya, kalau mau lebih simplenya kita perhatikam sendiri pengorbanan kita terhadap anak kita, dari mulai anak kita dilahirkan, sampai sebesar sekarang, ada berapa banyak sih keletihan,darah,air mata gitu kan ,dan itu persis seperti pengorbanan yang sudah orang tua mba lakukan selama ini, begitu pula dengan kaka,jadi tidak ada orang yang jahatt selalu,antagonis banget atau yang protagonis/baikkk banget pasti ada salah-salahnya karena ga mungkin, nah makanya memori yang kita rawat yang kita pupuk itu memori-memori yang baik,itu pasti bisa,ini hanya karena kita terbiasa memelihara memori yang buruk itu makanya yang lain tidak terlihat, terus yang ketiga untuk anak-anak yang trauma karena merasa disisihkan,mereja biasanya akan memicu diri mereka di bidang lain, anak anak yang hebat bisa jadi karena dia ada trauma di sepelekan, makanya dia memicu diri untuk berprestasi di bidang yang dia tekuni,  nah dengan mb Mawar berada disini,sudah menunjukan bahwa mb Mawar adalah sosok yang kuat, kuat karena tempaan di masa lalu,dan bisa jadi tebakan saya benar bahwa mb Mawar juga dalam satu aspek berusaha untuk membuktikan diri bahwa aku ini berharga, aku punya potensi, jadi fokus pada perjuangan Mb Mawar menjadi pribadi yang lebih baik, dan melakukan step-step yang sudah saya bahas tadi.

4.Nama : Feni
Pertanyaan : Hai mb di, 
Mau nanya bisakah seseorang itu tidak sadar bahwa dia memiliki trauma. Tapi dia bisa tiba2 marah atau bad mood atau mengalami mood swing. Nah perlukah menggali trauma tersebut dan menyelesaikannya.

Jawaban : Bisa, seprti uraian tanda dan gejala trauma di awal tadi.perlukah? perlu kalau mau sembuh..tapi tentang selesai itu bukan selalu berarti merubah keadaan ya..bisa jadi yg perlu kita rubah adalah cara kita berpikir.bad mood itu manusiawi loh btw..bukannya ga boleh bete.tapi kalo kemudian membuat kita hilang kendali...EGO gagal menjadi komandan dlm diri..dan segala tindak tanduk kita jadi serampangan dikendalikan emosi (dlm hal ini dorongan ID dr  area bawah sadar) dan terjadi berulang. maka itu adalah alarm adanya trauma.beda dg bete atau marah krn alasan yg memang diterima akal sehat / bisa dimaklumi.


5.Nama : Ninis 
Pertanyaan : Mbak Diana
Saya sering mensugesti diri sendiri utk melupakan kejadian buruk dimasa lalu
Dengan cara

Memaafkan
Dan membuktikan

Memaafkan atas kesalahan org2 dimasa lalu
Membuktikan pd org2 yg berpanguruh buruk dimasa lalu bahwa qta skrg jd lebih baik dari mereka

Tp ujung2nya
Kadang hati ini suka gmn gitu kalau ketemu... 

Trs kadang kalau yg jahat2 dimasa lalu muncul trs mendekat tetap masih sdikit ilfil

Gmn ngobatinnya?

Jawaban : 

nah ini satu langkah lebih maju daripada kasus mba mawar tadi...kalo tadi masih terbayang dan membuat nihil semua memori baik...kalo ini sudah ada ikhtiar memaafkan...sperti uraian saya..biasanya scara instingtif kita memilih jalan utk membuktikan pada yg menyakiti "hey im FINE loh" hei..I even BETTER than you"... kan ada istilah. to be success is the sweetest revenge pernah denger kan?liat gw sukses pasti bikin lo..lo..lo..semua meringiss😅
tapi sebetulnya kalo mau kita renungi lebih dalam..ada yg keliru dr itu..krn secara ga sadar..kita menempatkan diri kita utk dinilai...diterima..apa yg penting adalah apa opini orang ttg lkita..dan lagi2 itu hanya menempatkan diri kita dlm posisi yg sebetulnya....malang😔

padahal sejatinya..kebahagiaan itu kita yg memaknai lebih jauh sebagai muslim...yaitu yg terpenting sebetulnya bagaimana Allah melihat kita...
jadi usaha membuktikan kepada manusia ujung2nya hanya meninggalkan perasaan hampa juga
jadi....yg kurang setelah mampu memaafkan adalah mengikhlaskan...😊.
dg begitu..ada di dekat dia atau tidak..ketemu atau tidak..perasaan ya leumpeung aja...da penilaian dr manusia mah sudah tdk ada arti...

Closing :

Pada akhirnya,harapanmu hanya tertumpu pada Allah, bukan pada orang lain,bukan pada orang tuamu,bukan pada pasangan hidupmu, bukan pula pada anak-anakmu, bahkan bukan pula pada dirimu sendiri, harapan sejatinya hanya bisa digantungkan pada yang Maha sempurna,karena pasti tanpa cela,tanpa kecewa,semua baik, pahit sekarang pada akhirnya akan kau sadari itu adalah untuk hal yang baik, jadi yakinlah bahwa Ia sang Maha sempurna selalu memberkahimu dengan rahmat yang berlimpah,dan tugasmu hanyalah taat, taat sajalah hingga ini akan mengantarkanmu berkumpul di syurga.


mari melihat...bahwa yg berbuat zhalim pada diri kita...itu sedang membuat hutang kepada Allah yang kelak harus dibayar lunas nas nas...🙈....maka janganlah kita ikut2an berhutang karena hutang orang lain...
kita bisa memilih cara bagaimana kita harus menyikapi
yuk buibu bebenah...bebersih...ini kita mulai sekarang juga ga terlambat..putuskan rantai masa lalu yg pahit dirasa..padahal menyimpan harta karun yg kelak baru kita ketahui😊 fokus pada hal yg baik..banyak bersyukur pada ALLAH

ada sedikit tulisan saya di sini



You May Also Like

0 komentar